Macan Tutul yang Meneror Tawangmangu Ditangkap, Dibawa ke Solo Safari

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Macan Tutul yang Meneror Tawangmangu Ditangkap, Dibawa ke Solo Safari

Agil Trisetiawan Putra - detikTravel
Jumat, 06 Mar 2026 16:10 WIB
Prose evakuasi Macan Tutul di Dusun Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (3/3/2026).
Macan tutul dievakuasi dari Tawangmangu (dok. Camat Tawangmangu)
Karanganyar -

Seekor macan tutul yang berkeliaran di sekitar Tawangmangu berhasil ditangkap. Macan tutul itu kemudian dibawa ke Solo Safari.

Macan tutul itu ditangkap di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Hewan buas itu merupakan salah satu dari dua macan tutul yang kerap berkeliaran di daerah tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan satu macan tutul dievakuasi dengan cara dilumpuhkan dengan obat bius saat berada di area permukiman warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari identifikasi awal memang ada dua ekor. Tetapi yang berada di rumah warga dan berhasil kami tangani satu ekor. Satu lainnya masih dalam penelusuran," kata Hendro, Selasa (3/3).

Proses evakuasi macan tutul melibatkan tim dari BKSDA, Solo Safari, BPBD, dan Forkopimcam Tawangmangu. Evakuasi dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB, yang dimulai dengan sterilisasi area agar tidak ada warga yang mendekat.

ADVERTISEMENT

Saat macan sudah tersudut, kemudian dilakukan bius hingga macan tutul itu tidak sadarkan diri. Proses evakuasi sendiri memakan waktu sekitar 30 menit, dan disaksikan oleh sejumlah warga.

"Untuk prosesnya, mulai dari persiapan sampai pembiusan kurang lebih 30 menit. Pembiusan dilakukan di lokasi, dan bius itu sifatnya sementara untuk memudahkan proses eksklusi atau evakuasi," ucapnya.

Macan Tutul Dievakuasi ke Solo Safari

Macan tutul itu kemudian dievakuasi ke Solo Safari. Evakuasi ini hanya bersifat sementara. Kondisi Macan tutul itu akan dipantau oleh tim dari Solo Safari, sebelum dikembalikan ke habitatnya.

"Binatang tersebut hidup, kalau sudah sehat kembali kita kembalikan ke habitatnya," kata Hendro.

Saat dievakuasi macan tutul itu tengah bersembunyi di rumah warga. Selama proses evakuasi, warga yang penasaran menyaksikan dari kejauhan.

"Di salah satu rumah warga di bawah cor beton ada salah satu macan agak besar, dengan jenis kelamin jantan. Alhamdulilah macan tutul berhasil kita evakuasi dengan metode bius. Lalu ditaruh di sebuah kandang, kemudian diangkat dan dibawa ke Solo Safari," ucapnya.

Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo mengatakan macan tutul itu sudah terlihat sejak Sabtu (28/1) malam. Bahkan siang-siang, warga masih melihat sosok macan tutul itu.

"Kemarin siang-siang juga terlihat, ada yang melihat. Di rumah paling pinggir, perbatasan dengan hutan. Iya (hari ini warga juga melihat macan lagi). Ini dari BPBD, BKSDA sudah di lokasi," kata Eko, Selasa (3/3).

Eko mengatakan ada dua ekor macan tutul yang terlihat, yakni anak dan indukannya. Dilaporkan, ada enam ekor ayam milik warga yang diduga disantap macan tutul tersebut.

"Kemarin ada 6 ekor ayam yang dimakan. Mungkin dia melatih anaknya. Karena ditemukan jejak kaki yang kecil," ucapnya.


--------

Artikel ini telah naik di detikJateng, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.



(wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads