Hong Kong sekarang makin ramah wisatawan muslim. Mereka secara bertahap beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan wisatawan, terutama yang berasal dari Indonesia.
Berbagai fasilitas di Hong Kong dirancang untuk wisatawan Muslim, termasuk akomodasi, pilihan makan, dan objek wisata, terus ditingkatkan dan diperluas untuk memastikan kenyamanan optimal bagi pengunjung dari Indonesia.
Fajar Intan, Manager Trade Representative Hong Kong Tourism Board (HKTB) Indonesia, mengungkapkan bahwa salah satu prioritas utama HKTB saat ini adalah menjadikan Hong Kong sebagai destinasi ramah Muslim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak sekali yang sudah dilakukan Hong Kong Tourism Board untuk menjadikan Hong Kong sebagai destinasi Muslim-friendly," ujar Fajar dalam pemaparannya pada acara, Ngabuburit dan Buka Bersama HKTB di DoubleTree by Hilton Hotel, Jalan Pegangsaan Timur No.17, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).
Hong Kong juga memiliki beberapa masjid bersejarah, termasuk Kowloon Mosque & Islamic Centre, masjid terbesar di Hong Kong yang ikonik dan terletak di pusat kota.
Terdapat juga fasilitas untuk salat yang tersedia di beberapa titik utama seperti Hong Kong International Airport dan di beberapa pusat perbelanjaan dan tempat wisata. Fasilitas tersebut memastikan wisatawan Muslim dapat dengan nyaman melaksanakan salat sambil menjelajahi Hong Kong.
Saat ini, wisatawan tidak perlu khawatir lagi kesulitan mencari fasilitas ibadah maupun makanan halal di negara itu. Fajar memaparkan sejumlah data terbaru terkait fasilitas ramah muslim di Hong Kong, di antaranya:
1. 59 Hotel yang telah menyediakan layanan Muslim-friendly.
2. 195 Restoran yang dikelola oleh muslim (Muslim-owned) atau telah tersertifikasi halal.
3. 2 Atraksi wisata bersertifikasi ramah muslim.
4. 2 Venue MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions).
Perjalanan ke Hong Kong tidak akan lengkap tanpa menikmati tur kuliner. Fajar merekomendasikan beberapa destinasi kuliner yang ramah Muslim dan wajib dikunjungi oleh para pecinta kuliner.
Lamma Rainbow Seafood Restaurant di Lamma Island, baru-baru ini memperoleh sertifikasi halal dan mampu menampung hingga 300 tamu. Selain itu, pengunjung dapat menikmati hidangan khas Cantonese di Imperial Patisserie, kawasan Tsim Sha Tsui.
"Kalau mencari oleh-oleh, kita bisa menemukan Pin Cookies atau Cookies Quartet yang sudah bersertifikasi halal. Selain itu ada juga Imperial Patisserie dan Kee Wah sebagai pilihan buah tangan," tambah Fajar.
Untuk memudahkan eksplorasi, HKTB juga telah meluncurkan buku panduan bertajuk Jelajah Hong Kong yang dibagikan di booth Hong Kong saat ASTINDO Muslim Friendly Travel Fair di Kota Kasablanka 14-16 November 2025 lalu. Buku itu berisi informasi lengkap mengenai seluruh fasilitas ramah muslim di Hong Kong.
HKTB juga gencar melakukan promosi melalui travel fair besar dan bekerja sama dengan maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, Cathay Pacific, dan Singapore Airlines untuk memudahkan konektivitas dari Indonesia.
Selain kuliner dan fasilitas, Hong Kong juga menyiapkan sederet agenda acara berskala internasional sepanjang tahun yang cocok untuk keluarga hingga kalangan Gen Z. Berikut beberapa highlight event menarik yang akan digelar di Hong Kong:
β’ Bulan Maret (Bulan Seni): Pecinta seni bisa menikmati Art Basel, Art Central, dan Affordable Art Fair.
β’ Bulan November (Festival Musik): Acara musik Clockenflap yang tahun ini menghadirkan musisi internasional seperti Rich Brian, Dogstar, dan My Bloody Valentine.
β’ Bulan Oktober & Desember: Tersedia Hong Kong Wine & Dine Festival, WinterFest untuk perayaan Natal, hingga kemeriahan New Year Countdown.
β’ Event Pop Culture Global: Hong Kong juga akan menjadi tuan rumah ComplexCon Hong Kong 2026 yang menghadirkan James Blake dan seniman Verdy, serta Hong Kong Comic Con yang akan dihadiri bintang dunia seperti Mads Mikkelsen dan Christopher Lloyd.
β’ Wisata Keluarga: Ocean Park Hong Kong berkolaborasi dengan Sanrio menghadirkan karakter ikonis Hello Kitty, serta berbagai instalasi seru di West Kowloon Waterfront.
"Saya harap semua ini menginspirasi Bapak dan Ibu untuk datang ke Hong Kong. Mari kita sama-sama bekerja sama untuk membawa lebih banyak orang Indonesia ke Hong Kong lagi," ucap Fajar.
Dengan kombinasi fasilitas ramah muslim yang kian masif dan kalender event bertaraf global, Hong Kong semakin mengukuhkan diri sebagai destinasi liburan yang wajib masuk bucket-list traveler tahun ini.
Berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, Hong Kong berhasil menempati peringkat ke-3 (tiga) sebagai destinasi ramah Muslim terbaik di antara negara-negara non-OIC (Organisasi Kerja Sama Islam).
Selain itu, Hong Kong juga dinobatkan sebagai The Most Promising Muslim-Friendly Destination di tahun 2025 silam di Halal in Travel Awards 2025 oleh CrescentRating.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Jumlah Turis Asing Melancong ke RI Naik, Terbanyak dari Malaysia
Gemas, 2 Ekor Harimau Lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung