Radome pesawat Garuda (GA) rute Bandara Soekarno Hatta-Pekanbaru mengalami kerusakan berat. Radome atau hidung pesawat diketahui rusak saat tiba di Pekanbaru.
GM Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Achmad membenarkan radome pesawat tersebut rusak. Kerusakan berat tepat pada bagian sisi kiri diketahui saat landing 17:15 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Flight number GA 176, registrasi PK GFF rute CGK-PKU. Kerusakan pada radome sisi kiri Pesawat," kata Achmad, Sabtu seperti dilansir dari detikSumut.
Achmad mengungkap penyebab kerusakan masih belum diketahui. Sebab kerusakan baru diketahui setelah mendarat oleh teknisi dan kru saat dilakukan sidak visual.
"Setelah mendarat, inspeksi visual oleh teknisi dan kru pesawat menunjukkan bahwa radome (hidung pesawat) mengalami kerusakan cukup berat. Saat ini masih proses investigasi karena belum diketahui penyebab dari kerusakan tersebut," kata Achmad.
Akibat kerusakan, traffic pesawat Garuda Indonesia rute dari Pekanbaru ke Soekarno-Hatta dibatalkan. Sementara penumpang dialihkan dengan Citilink QG033 Pekanbaru-Halim Perdana Kusuma pukul 19.12 WIB.
"Alhamdulillah penumpang yang sedianya naik Garuda dari Pekanbaru ke CGK telah diberangkatkan dengan flight Citilink QG033 PKU-HLP pukul 19:12 WIB," katanya.
Radome adalah struktur pelindung berbentuk kubah di bagian depan pesawat yang tahan cuaca untuk menutupi antena radar atau satelit.
----
Artikel ini sudah tayang di detikSumut. Baca selengkapnya di sini.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Turis Adu Jotos di Kereta gegara Persoalan Sepele, Penumpang Lain Kena Imbas