Bandara dilewati oleh jutaan penumpang setiap tahun. Tak hanya jejak yang tertinggal, barang-barang unik pun bisa ditemukan di sana.
Menurut laporan Unclaimed Baggage terbaru, para pelancong meninggalkan jutaan barang di tahun 2025. Barang-barang penumpang umumnya berupa tas, baju atau suvenir, seperti dikutip dari New York Post pada Senin (9/6/2026).
Tak cuma barang normal, ternyata ada pula barang-barang eksentrik seperti pedang samurai, anting-anting berlian, dan barang bersejarah seperti jaket penerbangan Perang Dunia II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unclaimed Baggage, yang menyebut dirinya sebagai satu-satunya pengecer bagasi hilang di Amerika Serikat, merilis Laporan Temuan tahunannya pada hari Kamis. Perusahaan itu mencantumkan temuan paling menarik dari bagasi yang tidak dapat dikembalikan bandara kepada penumpang.
"Setiap tahun, saya kagum dengan harta karun yang ditemukan di dalam bagasi dan apa yang diungkapkannya tentang masyarakat kita," kata Bryan Owens, CEO perusahaan tersebut, dalam sebuah pernyataan.
Barang-barang ajaib yang tertinggal di bandara tahun 2025 Foto: (Unclaimed Baggage) |
"Setelah lebih dari 55 tahun mengklaim kembali barang-barang yang hilang dan ditolak, kami sering percaya bahwa kami telah melihat semuanya," tambahnya.
Namun, setiap tahunnya ia dibuat kagum dengan berbagai temuan, seperti satu set pedang Samurai yang, robot yang dirakit lengkap, jaket bertatahkan permata Dolce & Gabbana, atau stik golf berlapis emas.
"Kami diingatkan mengapa 'Laporan Temuan' tahunan ini ada," jawabnya.
Laporan tersebut menyatakan bahwa meskipun 99,9% bagasi terdaftar akhirnya kembali ke pemiliknya. Namun beberapa barang langka berbelok arah, menuju lokasi toko Unclaimed Baggage di kaki pegunungan Appalachian di Scottsboro, Alabama.
Sepuluh temuan teratas dalam laporan tahunan ketiga perusahaan tersebut meliputi robot, lutut bionik, gigi palsu emas 10 karat, meteorit, sepasang alat tari api (fire poi), batangan emas murni satu ons Australia, satu set pedang samurai yang serasi, pakaian peternak lebah, stik golf berlapis emas, dan didgeridoo kayu jati.
Lima temuan termahal termasuk anting-anting berlian putih senilai lebih dari 43.000 USD (Rp 729 jutaan) , jam tangan Rolex stainless steel dengan dial emas kuning 18 karat dan berlian senilai sekitar 35.000 USD (Rp 593 jutaan), klarinet bass Tosca senilai 17.500 USD (Rp 296 jutaan), jaket kulit Balenciaga senilai 12.500 USD (Rp 212 jutaan), dan kamera termal T530 senilai lebih dari 12.000 USD (Rp 200 jutaan).
Selain barang unik nan mahal, laporan itu juag menyebutkan temuan aneh termasuk rusa yang diawetkan, dompet katak, bayonet Angkatan Darat AS pra-Perang Dunia I, angsa besar yang diawetkan, spesimen tulang panjang, dompet armadillo, 12 kotak sarden, kerangka palsu, koper berisi racun tikus, dan dasi kupu-kupu bulu.
Temuan olahraga teratas adalah sarung tinju bertanda tangan dari juara tinju tak terkalahkan Terence Crawford, temuan fesyen teratas adalah kostum negara bagian Miss North Dakota USA 2025 yang dirancang oleh Ryan Castillo, dan temuan teratas dari seluruh dunia adalah mangkuk nyanyi Tibet.
Sementara untuk kategori temuan budaya pop diduduki oleh Boneka Ken tahun 1960-an lengkap dengan tas, kaset vintage lagu Jingle Bell Rock karya Elvis dan Bobby Helms serta koin peringatan tahun 1893 menjadi temuan mata uang teratas.
Temuan sejarah teratas adalah jaket penerbangan kulit A-2 Angkatan Udara Angkatan Darat AS dan temuan teknologi teratas adalah telepon lilin Kellogg tahun 1900-an.
Tahun lalu, Owens mengatakan kepada Fox News bahwa perusahaan mendaur ulang sekitar sepertiga barang tersebut, dan memberikan sepertiga lainnya untuk amal.
Pada saat itu, Owens mengatakan salah satu hal teraneh yang pernah dilihatnya adalah sebuah koper Gucci yang sudah banyak digunakan dan hampir usang, yang penuh dengan artefak Mesir yang berasal dari tahun 1500 SM.
Owens menambahkan bahwa maskapai penerbangan memilih untuk mempertemukan kembali tas dengan pemiliknya daripada memberikannya kepada perusahaan miliknya.
"Secara ekonomi jauh lebih menguntungkan bagi mereka untuk mempertemukan Anda dengan tas Anda daripada menjual barang-barang Anda yang tidak diklaim kepada kami," pungkasnya.













































Komentar Terbanyak
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung Ditarik ke Politik, Jokowi: Nggak Nyambung
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi