Mengintip Fasilitas Terminal Jatijajar Depok Jelang Mudik Lebaran 2026

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengintip Fasilitas Terminal Jatijajar Depok Jelang Mudik Lebaran 2026

Hans Wilhem - detikTravel
Kamis, 12 Mar 2026 14:39 WIB
Terminal Jatijajar, Depok menjelang mudik Lebaran 2026.
Terminal Jatijajar, Depok menjelang mudik Lebaran 2026. (Hans WIlhem/detikcom)
Depok -

Terminal Jatijajar, Depok, sudah bersiap menyambut lonjakan pemudik jelang Lebaran 2026. Berbagai fasilitas dan layanan diperkuat untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran arus penumpang selama periode mudik.

Sebagai terminal bus terbesar di Depok dengan luas 10,2 hektare, Terminal Jatijajar dituntut memberikan pelayanan maksimal saat mudik Lebaran 2026. detikTravel menyambangi langsung terminal ini pada Rabu (11/3/2026) untuk melihat kesiapan dan wajah fasilitas yang akan digunakan oleh ribuan pemudik.

Kesan pertama saat tiba di bangunan utama terminal berbalut warna biru dan kuning ini adalah megah dan teratur. Dari pantauan visual, alur penumpang dibuat sangat jelas. Papan petunjuk arah berwarna hitam dengan tulisan kuning terang tersebar di banyak pilar, memudahkan penumpang mencari berbagai fasilitas penting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terminal Sawojajar, DepokArea ruang tunggu Terminal Sawojajar, Depok (Hans Wilhem/detikcom)

Ruang tunggu keberangkatan terdapat tiga, dipisah dengan jelas, seperti Ruang tunggu Utama, Ruang Tunggu Jurusan Pulau Jawa dan Sekitarnya dan Ruang Tunggu Jurusan Sumatera. Namun, pantauan detikTravel pada hari tersebut ruang tunggu yang digunakan hanya ruang tunggu utama saja.

Area tunggunya pun terbilang luas dengan deretan kursi besi yang memadai. Terdapat pula area kantin dengan bagi penumpang yang ingin mengisi perut sebelum perjalanan jauh dengan total 13 tenant, 2 di pintu loby utama, dan 11 di area tunggu.

ADVERTISEMENT

Koordinator Operasional Terminal Jatijajar, Dudi Marsudi, memastikan fasilitas penunjang sudah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Bila penumpang tidak mendapatkan kursi tunggu, pengelola Terminal Jatijajar menyediakan kursi cadangan yang siap ditambahkan.

"Fasilitas laktasi untuk ibu menyusui sudah siap, untuk disabilitas juga sudah ada tempat duduk khusus. Kalau kursi di ruang tunggu tidak mencukupi, kita alihkan ke Gedung Jawan di belakang. Di situ sangat luas untuk area menunggu keberangkatan arah Sumatera dan Jawa," kata Koordinator Operasional Terminal Jatijajar Dudi Marsudi kepada kepada detikTravel di lokasi.

Koordinator Operasional Terminal Jatijajar Dudi MarsudiKoordinator Operasional Terminal Jatijajar Dudi Marsudi (Hans Wilhem/detikcom)

Menjelang hari mudik, pengelola Terminal Jatijajar menyediakan ruang penginapan di lantai 2 yang bisa dilalui menggunakan tangga dan eskalator.

Selain itu, untuk menjamin keamanan dan kesehatan, di dalam gedung terminal telah bersiaga Pos Kesehatan serta Pos Polisi (Pos Pol) dan Pos POM.

Sementara untuk kebutuhan ibadah tersedia Musholla Al Isro, sebuah bangunan terpisah yang apik dengan kubah bernuansa hijau-kuning yang dikelola bersama BPKH.

Kenyamanan ini diakui oleh Romi (47), salah satu pemudik tujuan Kediri-Surabaya. Ia mengapresiasi kondisi terminal yang relatif bersih dari praktik percaloan yang agresif.

Terminal Jatijajar, DepokTerminal Jatijajar, Depok (Hans Wilhem/detikcom)

"Lumayan nyaman. Calo ada sih satu orang tadi yang nanya mau ke mana. Setelah dibilang saya pakai bus MTrans (sudah beli tiket online), ya sudah selesai. Tahu kalau saya sudah dapet tiket," ujar Romi.

Meski secara arsitektur dan kelengkapan fasilitas mendapat acungan jempol, Terminal Jatijajar masih menyisakan satu pekerjaan klasik yang mengganggu kenyamanan esensial penumpang: masalah toilet.

Rian (25), seorang mahasiswa yang hendak mudik awal ke Banyumas menggunakan armada Sinar Jaya, memberikan kritik tajam terkait fasilitas sanitasi terminal.

"Kasih masukan sedikit, di kamar mandinya kayaknya baunya menyengat banget. Terutama yang cowok ya, karena saya masuknya yang cowok. Kebersihannya kurang, perlu diperhatikan lagi, sama (ditambah) pewanginya mungkin," kata Rian.

Hal ini tentu menjadi catatan penting bagi pihak pengelola, mengingat toilet adalah fasilitas yang frekuensi penggunaannya akan melonjak tajam seiring bertambahnya volume pemudik di hari-hari mendatang.

Di luar urusan kenyamanan gedung, otoritas terminal terus mengetatkan aspek keselamatan perjalanan. Dudi menegaskan bahwa pengecekan kelayakan armada (ramp check) dilakukan setiap hari secara periodik.

Terminal Sawojajar, DepokTerminal Sawojajar, Depok (Hans Wilhem/detikcom)

Terminal Jatijajar juga bersiap menjadi tuan rumah pelepasan Program Mudik Gratis dari Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub pada 17 April mendatang.

"Ditetapkan di sini ada untuk 32 kota tujuan. Keberangkatan berkisar kurang lebih 2.600 orang dengan jumlah bus sekitar 100-an. Terminal Jatijajar paling banyak pesertanya dibanding terminal lain," kata Dudi.

Secara keseluruhan, Terminal Tipe A Jatijajar Depok sangat layak dan siap menjadi titik tolak para pejuang rindu kampung halaman di Lebaran 2026 ini. Tinggal bagaimana pengelola segera merespons keluhan kebersihan toilet agar pengalaman mudik warga Depok dan sekitarnya tahun ini terasa sempurna.

Halaman 2 dari 2


Simak Video " Video: Pelabuhan Tanjung Priok Masih Ramai Dipadati Pemudik"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads