Lonjakan Pemudik Diprediksi Tembus 3.000 Orang, Terminal Kampung Rambutan Tak Keder

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Lonjakan Pemudik Diprediksi Tembus 3.000 Orang, Terminal Kampung Rambutan Tak Keder

Hans Wilhem - detikTravel
Jumat, 13 Mar 2026 11:09 WIB
Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terasa di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Sejumlah calon penumpang terlihat mulai memadati area terminal untuk berangkat lebih awal menuju kampung halaman.
Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terasa di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). (Mohammad Farrel)
Jakarta -

Terminal Bus Antar Kota Kampung Rambutan di Jakarta Timur tak keder menghadapi lonjakan penumpang lebih dari 3.000 orang per hari menjelang gelombang pertama mudik Idul Fitri 2026 pada 13-14 Maret. Sejumlah langkah antisipasi sudah disiapkan.

Komandan Regu (Danru) Terminal Kampung Rambutan, Efriandi, memperkirakan puncak mudik Lebaran, yang artinya menjadi waktu tersibuk terminal, akan terjadi dalam dua gelombang utama, yaitu pada 13-14 Maret dan 17-18 Maret 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini (kemarin, Red) ada kenaikan sekitar 10 sampai 20 persen. Bisa mencapai sekitar bisa lebih dari 3000 penumpang. Buat di tanggal 17-18 dan gelombang satu juga sama ya, diperkiraan mungkin untuk tanggal 18-19 nya lebih tinggi lagi mungkin yang gelombang keduanya," ujar Efriandi kepada detikTravel di lokasi, Kamis (12/3/2026).

Komandan Regu (Danru) Terminal Kampung Rambutan, EfriandiKomandan Regu (Danru) Terminal Kampung Rambutan, Efriandi (Hans Wilhem/detikcom)

Peningkatan aktivitas terminal sejalan dengan data ringkasan mengenai pergerakan penumpang antar kota. Berdasarkan catatan operasional terminal periode 1 hingga 11 Maret 2026, dilaporkan bahwa 5.225 penumpang diangkut melalui 728 bus.

ADVERTISEMENT

Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terasa di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Sejumlah calon penumpang terlihat mulai memadati area terminal untuk berangkat lebih awal menuju kampung halaman.Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terasa di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Sejumlah calon penumpang terlihat mulai memadati area terminal untuk berangkat lebih awal menuju kampung halaman. (Mohammad Farrel)

Terminal Kampung Rambutan tidak hanya akan melayani bus reguler, tetapi juga akan menjadi titik keberangkatan utama untuk Program Mudik Gratis pada 18 Maret 2026. Jadwal mendatang akan mencakup layanan ke 26 kota tujuan di wilayah Sumatra dan Jawa. Di antara kota tujuan pulang kampung gratis adalah:

  1. Sumatera: Lampung, Padang, dan Palembang.
  2. Jawa Barat: Cirebon, Garut, dan Kuningan,
  3. Jawa Tengah: Blora, Cilacap, Demak, Kebumen, Klaten, Magelang, Pati, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Solo, Sragen, Tegal, Wonogiri, dan Wonosobo
  4. Jawa Timur: Madiun, Surabaya, dan Tuban.
  5. D.I Yogyakarta: Wonosari dan Yogyakarta.
Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terasa di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Sejumlah calon penumpang terlihat mulai memadati area terminal untuk berangkat lebih awal menuju kampung halaman.Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terasa di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026). Sejumlah calon penumpang terlihat mulai memadati area terminal untuk berangkat lebih awal menuju kampung halaman. (Mohammad Farrel)

Nah, untuk memastikan kelayakan jalan armada angkutan lebaran, pengelola terminal bekerja sama dengan PKB Pulogadung dan Dalops Jatibaru menggelar inspeksi keselamatan umum (ramp check) mulai 9 hingga 29 Maret 2026. Pengecekan ini mencakup pemeriksaan fungsi rem, roda, wiper, hingga kelistrikan lampu.

"Sampai hari ini masih cukup baik, belum ada bus yang (bermasalah) hasil pengecekan ramp check," kata Efriandi.

Kesehatan awak bus juga menjadi prioritas. Pengemudi yang akan mengemudi diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan komprehensif, termasuk pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan tes urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba.

Jamin Bebas Calo

Dalam hal keselamatan penumpang, manajemen terminal menjamin bahwa Terminal Kampung Rambutan bebas dari praktik calo.

"Ada enam pos keamanan terintegrasi yang didirikan dari pintu masuk hingga area terminal, dijaga oleh personel berseragam dan petugas berpakaian sipil dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Dinas Perhubungan selama 24 jam sehari," kata Efriadi.

Mengenai harga tiket bus, Efriandi menekankan, tarif kelas ekonomi tetap tunduk pada peraturan pemerintah. Sementara itu, tarif kelas eksekutif dikembalikan kepada Perusahaan Otobus (PO) dengan batas tarif atas dan bawah.

PO yang terbukti menaikkan harga melebihi batas yang ditetapkan akan dikenakan sanksi dari Kementerian Perhubungan, mulai dari peringatan lisan hingga ancaman pencabutan izin rute.

Efriandi juga mengimbau para penumpang untuk tetap waspada selama perjalanan.

"Berhati-hati jangan sampai barangnya ketinggalan atau tertukar, dan jangan gampang percaya dengan orang-orang yang belum dikenal apalagi di lingkungan terminal. Jika butuh bantuan, silakan bertanya ke petugas di pos-pos kami," kata dia.




(fem/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads