Traveler bisa kembali berwisata dengan kapal cepat (speedboat) maupun pinisi berlayar ke Pulau Komodo dan Pulau Padar di kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai Jumat (13/3/2026). Cuaca diyakini membaik.
Kondisi itu diumumkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo kemarin. Keputusan itus ekaligus memperluas area berlayar kapal pinisi.
Ya, selama tiga pekan terakhir, KSOP hanya mengizinkan speedboat tujuan Pulau Rinca untuk berlayar. Kondisi itu disebabkan oleh cuaca buruk di perairan Pulau Komodo dan Pulau Rinca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, SPB untuk semua tujuan di Taman Nasional Komodo," kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto, dilansir detikBali.
Stephanus menjelaskan pelayaran kapal wisata ke TN Komodo kembali normal setelah adanya prakiraan cuaca yang bagus dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tenau-Kupang.
"Prakiraaan cuaca di BMKG Maritim sudah bagus sehingga kapal bisa dibuka pelayaran ke Pulau Komodo," ujar Stephanus.
Ia tetap mengingatkan nakhoda untuk tetap memantau prakiraaan cuaca BMKG.
"Nakhoda tetap harus memantau prakiraan cuaca secara mandiri dan antisipasi keadaan di lapangan," kata Stephanus.
Nakhoda juga diminta tidak melakukan pelayaran pada malam hari dan menghindari area berbahaya.
Adapun larangan kapal wisata berlayar ke Pulau Komodo dan Pulau Padar akibat cuaca buruk berlangsung sejak 23 Februari 2026. SPB kembali diberikan untuk semua tujuan di TN Komodo pada 26 Februari-2 Maret.
KSOP kembali melarang kapal wisata berlayar ke Pulau Komodo dan Padar pada 3-5 Maret dan diperpanjang beberapa kali hingga 13 Maret 2026.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Kedubes Korea Selatan Minta Warganya Hati-hati Liburan di Bali