Pemerintah Malaysia tambah hari libur nasional menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Supaya warganya bisa berlibur dan menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarga.
Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, untuk memberi waktu lebih bagi masyarakat merencanakan perjalanan mudik maupun liburan. Ia mengatakan hari libur tambahan akan ditempatkan pada hari Jumat atau Senin di sekitar hari raya, menyesuaikan dengan penetapan resmi 1 Syawal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Anwar, keputusan tersebut sengaja diumumkan lebih awal agar masyarakat dapat mengatur rencana perjalanan sejak dini, terutama di tengah meningkatnya mobilitas saat musim liburan Lebaran.
"Kami mengumumkan ini lebih awal agar orang-orang dapat merencanakan ke depan," kata Anwar dikutip dari The Star, Senin (16/32026).
Pemerintah Malaysia menyiapkan dua skenario terkait penetapan hari libur tambahan tersebut. Pada skenario pertama, jika Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret, maka Senin, 23 Maret akan ditetapkan sebagai hari libur nasional tambahan.
Sementara pada skenario kedua, apabila 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret, maka hari libur tambahan akan diberikan pada Jumat, 20 Maret. Dengan tambahan hari libur tersebut, masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman atau berwisata selama periode Lebaran.
Anwar menambahkan kebijakan itu juga menjadi bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang telah menjalani Ramadan dengan penuh dedikasi.
"Ramadan kali ini, orang-orang telah mengorbankan waktu, dedikasi, dan usaha ekstra, jadi kami akan memberi mereka penghargaan," jelasnya.












































Komentar Terbanyak
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung Ditarik ke Politik, Jokowi: Nggak Nyambung
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi