Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan pemulihan sektor penerbangan nasional hingga 44,6% dari kapasitas normal. Data itu disampaikan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA), menyusul aktivitas transportasi udara yang meningkat dalam dua pekan pertama Maret.
Melansir Khaleej Times, Selasa (17/3/2026) antara 1-12 Maret, bandara-bandara di UEA menangani 1,4 juta penumpang dan mencatat 7.839 pergerakan lalu lintas udara di wilayah udara negara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Ekonomi dan Pariwisata UEA, Abdulla bin Touq Al Marri, menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Sektor penerbangan berhasil melewati fase saat ini dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
Kemudian, pihak berwenang juga mengingatkan para wisatawan untuk selalu mengikuti pembaruan maskapai sebelum berangkat ke bandara, terutama di masa pemulihan tersebut. Pada 3 Maret, UEA membuka koridor udara aman dengan negara-negara GCC, memungkinkan hingga 48 penerbangan per jam.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pemulihan bertahap lalu lintas udara pasca perkembangan regional terbaru. Abdulla menjelaskan sektor penerbangan beroperasi dalam kerangka kelembagaan yang jelas, dengan fokus pada kesiapan, koordinasi, dan keselamatan.
"Prioritas utama tetap pada wilayah udara dan keselamatan manusia," kata dia.
Selain itu, GCAA juga memulai operasi penerbangan khusus di bandara-bandara UEA untuk memfasilitasi keberangkatan penumpang yang terdampak gangguan penerbangan. Jadwal penerbangan khusus ini akan dikomunikasikan langsung oleh maskapai kepada penumpang yang bersangkutan.
(upd/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Kedubes Korea Selatan Minta Warganya Hati-hati Liburan di Bali