Singapore Airlines Enggan Terbang ke Dubai sampai 30 April 2026

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Singapore Airlines Enggan Terbang ke Dubai sampai 30 April 2026

Syanti Mustika - detikTravel
Senin, 23 Mar 2026 21:10 WIB
Pesawat Singapore Airlines
Ilustrasi (dok. Singapore Airlines)
Singapura -

Maskapai Singapura, Singapore Airlines, mengumumkan mereka menangguhkan penerbangan ke Dubai hingga 30 April mendatang. Langkah ini ditempuh menyikapi gangguan penerbangan karena konflik AS-Iran.

Dilansir dari VNExpress, Senin (21/3/2026) dalam websitenya, Singapore Airlines juga mengingatkan situasi geopolitik ini juga akan memengaruhi penerbangan lain karena kondisi yang terus berubah-ubah. SIA telah menangguhkan penerbangan ke Timur Tengah sejak 28 Februari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi penumpang yang terkena dampak pembatalan akan diarahkan ke penerbangan alternatif, atau traveler juga dapat meminta pengembalian dana penuh. Bagi mereka yang memesan langsung ke maskapai dapat mengajukan permohonan secara online, sementara yang membeli tiket melalui agen perjalanan atau maskapai mitra disarankan untuk menghubungi mereka secara langsung.

"Pelanggan yang terkena dampak pembatalan penerbangan akan diakomodasi pada penerbangan alternatif atau dapat meminta pengembalian dana penuh untuk bagian tiket yang tidak digunakan," kata maskapai.

ADVERTISEMENT

Puluhan ribu penerbangan telah dibatalkan secara global sejak perang AS-Iran pecah. Konflik juga memaksa maskapai penerbangan untuk menghindari wilayah udara di sekitar Iran dan zona-zona sensitif konflik lainnya, yang mengakibatkan jalur penerbangan yang jauh lebih panjang, peningkatan konsumsi bahan bakar, dan biaya operasional yang lebih tinggi.

Beberapa wilayah udara di Timur Tengah tetap sangat dibatasi, dengan jadwal penerbangan yang dikurangi.

Maskapai pun mulai putar otak menyiasati kerugian yang ditanggung akibat konflik Timur Tengah. Mereka ramai-ramai tambah penerbangan ke Asia.

British Airways, Air France, dan Lufthansa Group semuanya menawarkan penerbangan tambahan ke kota-kota seperti Singapura dan Bangkok, sementara Air France juga mengoperasikan layanan tambahan ke Delhi di India.

Maskapai AS, United Airlines, akan memangkas lebih banyak penerbangan yang dinilai tak menguntungkan. Langkah ini sebagai bagian dari persiapan perusahaan menghadapi periode harga bahan bakar jet yang tinggi dalam jangka waktu lama akibat perang Iran.



(sym/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads