Kronologi Pesawat Air Canada Tabrak Truk Damkar di Bandara Hingga Tewaskan 2 Pilot

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kronologi Pesawat Air Canada Tabrak Truk Damkar di Bandara Hingga Tewaskan 2 Pilot

Femi Diah - detikTravel
Selasa, 24 Mar 2026 15:08 WIB
Pesawat Air Canada Express CRJ-900 berada di landasan pacu setelah bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran otoritas bandara di Bandara LaGuardia di New York, pada 23 Maret 2026. Penerbangan Air Canada Express AC8646 berasal dari Montreal dan bertab
Pesawat Air Canada Express CRJ-900 berada di landasan pacu setelah bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran otoritas bandara di Bandara LaGuardia di New York, pada 23 Maret 2026. (AFP/Angela Weiss)
New York -

Tabrakan fatal terjadi di landasan Bandara LaGuardia, New York saat pesawat Air Canada CRJ-900 menghantam truk pemadam kebakaran yang melintas di jalurnya. Insiden itu bermula dari kesalahan koordinasi di tengah situasi darurat, yang berujung pada benturan tak terhindarkan.

Dikutip dari AFP, Selasa (24/3/2026), peristiwa itu terjadi pada Minggu sekitar tengah malam waktu setempat di Bandara LaGuardia, New York, atau sekitar Minggu siang hingga sore hari waktu WIB. Pesawat itu adalah Air Canada CRJ-900 yang membawa 72 penumpang terbang dari Montreal.

Saat proses pendaratan, pesawat yang dioperasikan oleh Jazz Aviation itu bertabrakan dengan sebuah truk pemadam kebakaran yang sedang melintasi landasan pacu. Truk tersebut sebelumnya mendapat izin untuk memeriksa pesawat lain setelah terdeteksi adanya bau aneh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rekaman pengawasan menunjukkan momen ketika pesawat dan truk berada di jalur yang sama hingga kemudian terjadi benturan keras yang menyebabkan keduanya terpental di landasan.

ADVERTISEMENT

Dari audio pengontrol lalu lintas udara, truk sempat diberi izin melintas, namun beberapa saat kemudian petugas menyadari situasi berbahaya dan memberi peringatan darurat, meski sudah terlambat untuk mencegah tabrakan.

"Berhenti, berhenti, berhenti, truk 1 berhenti, truk 1 berhenti," kata petugas ATC itu.

Sekitar 20 menit setelah kejadian, pengontrol tersebut tampak menyalahkan dirinya sendiri.

"Kami sedang menangani keadaan darurat sebelumnya," ujarnya. "Saya melakukan kesalahan," kata dia.

Saksi penumpang menggambarkan pesawat mengalami guncangan saat turun, diikuti pengereman mendadak dan suara benturan keras. Setelah tabrakan, sejumlah penumpang dievakuasi, sebagian melalui sayap pesawat, sementara tim darurat segera melakukan penanganan di lokasi.

Akibat insiden tersebut, pilot dan kopilot dilaporkan tewas. Pilot dan kopilot itu diidentifikasi sebagai Antoine Forest dan MacKenzie Gunther. Keduanya berbasis di Kanada dan diketahui masih berada di awal karier sebagai pilot.

Selain dua pilot itu, ada sembilan orang lainnya dilarikan ke rumah sakit, termasuk pramugari utama Solange Tremblay. Dia disebut selamat meski mengalami patah tulang dan harus menjalani perawatan, setelah terlempar jauh dari pesawat namun masih dalam kondisi terikat pada kursinya.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads