Bandara Internasional Portland (PDX) punya cara seru memanjakan traveler dan meredakan stres di bandara. Setiap bulannya mereka mendatangkan llama dan alpaca untuk disapa wisatawan.
Dilansir dari USA Today, Rabu (25/3/2026) beberapa llama dan alpaka dari organisasi nirlaba Mountain Peaks Therapy Llamas and Alpacas yang berbasis di Ridgefield, Washington, mengunjungi PDX untuk berinteraksi dengan para traveler. Mungkin kita sudah familiar dengan anjing yang bekerja di bandara untuk memberikan kenyamanan, tetapi sejak tahun 2023, hewan-hewan dari famili unta ini telah menjadi bagian dari program terapi bantuan hewan PDX.
Mereka sangat populer lho, dengan orang-orang mengantre untuk bertemu dengan mamalia besar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PDX dikenal karena melakukan hal-hal yang berbeda, dan llama serta alpaka dengan sifat lembut dan kepribadian unik, mereka telah mencapai status ikon di bandara, dicintai oleh semua orang," kata juru bicara PDX, Molly Prescott.
"Tidak ada yang seperti kegembiraan dan kejutan yang akan Anda lihat di wajah orang-orang ketika mereka bertemu llama dan alpaka untuk pertama kalinya," tambahnya.
Dengan pawang di sisi mereka, hewan-hewan terapi ini berkeliaran di pintu masuk dan terminal utama, menyambut para traveler. Siapapun akan gemas karena mereka juga mengenakan kostum yang ceria. Bajak laut atau koboi barat hanyalah beberapa tema kostumnya.
Selama kunjungan satu setengah jam, penumpang dapat membelai dan memeluk llama dan alpaka. Bahkan ada kesempatan untuk memberi mereka 'ciuman wortel', yaitu memberi makan sepotong kecil wortel kepada hewan tersebut dari mulut atau tangan Anda. Setiap unta juga memiliki kartu koleksinya sendiri yang sering dikoleksi oleh para pelancong.
"Kami sering menerima banyak orang yang bepergian karena alasan yang tidak menyenangkan, mereka akan mengunjungi orang yang mereka cintai untuk terakhir kalinya, atau mereka akan menghadiri pemakaman, atau hal-hal yang sulit. Kami selalu berusaha memperhatikan orang-orang tersebut untuk memberi mereka waktu ekstra bersama hewan dan hanya untuk mengungkapkan cinta dan perhatian kami," kata pemilik Mountain Peaks, Lori Gregory.
(sym/wsw)












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal
Pendakian Berujung Maut di Gunung Dukono, Polisi Soroti Dugaan Kelalaian Guide