Cuma Ucapkan Belasungkawa dalam Bahasa Inggris, CEO Air Canada Tuai Kontroversi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cuma Ucapkan Belasungkawa dalam Bahasa Inggris, CEO Air Canada Tuai Kontroversi

Femi Diah - detikTravel
Jumat, 27 Mar 2026 13:12 WIB
Debris hangs from a damaged Air Canada Express jet that had collided with a fire truck at New Yorks LaGuardia Airport in Queens, New York, U.S., March 23, 2026.  REUTERS/Adam Gray
Pesawat Air Canada mengalami tabrakan dengan truk damkar di Bandara LaGuardia, New York. (Adam Gray/Reuters)
Jakarta -

CEO Air Canada, Michael Rousseau, jadi sorotan setelah video bela sungkawa kecelakaan Air Canada Jazz di Bandara LaGuardia hanya disampaikan dalam bahasa Inggris. Dia pun meminta maaf.

Sebuah pesawat Air Canada nengalami kecelakaan pada Minggu (22/3/2026). Saat sedang mendarat, pesawat itu menabrak mobil pemadam kebakaran di landasan.

Dua pilot tewas dalam insiden tersebut. Salah satu pilot berasal dari provinsi berbahasa Prancis, Quebec.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai peristiwa itu, Rousseau menyampaikan ungkapan duka cita untuk kedua pilot itu. Pernyataan itu disampaikan dalam bahasa Inggris dan menyertakan kata-kata Prancis "bonjour" dan "merci". Dari situlah kontroversi bermula. Banyak pihak mengecam video tersebut dan menyerukan agar Rousseau mengundurkan diri.

Salah satu kritikan datang dari Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. "Saya sangat kecewa, seperti halnya orang lain, atas pesan satu bahasa ini. Ini menunjukkan kurangnya penilaian dan kurangnya empati," kata dia.

ADVERTISEMENT

Rousseau meresponsnya. Dia mengakui belum mampu mengekspresikan diri dengan memadai dalam bahasa tersebut. meskipun sudah belajar bahasa Prancis selama beberapa tahun.

"Saya sangat sedih bahwa ketidakmampuan saya berbicara dalam bahasa Prancis telah mengalihkan perhatian dari kesedihan mendalam keluarga korban dan ketangguhan karyawan Air Canada, yang menunjukkan profesionalisme luar biasa meski menghadapi peristiwa yang tragis beberapa hari terakhir," kata Rousseau, dikutip dari DW, Jumat (27/3).

Gubernur Quebec, Francois Legault, merespons pro dan kontra itu. Dia mengatakan bahwa Rousseau telah berjanji untuk mempelajari bahasa Prancis saat ditunjuk sebagai presiden maskapai pada Februari 2021.

Saat ini, pengelola Bandara LaGuardia New York telah membuka kembali landasan pacu tempat kecelakaan terjadi. Landasan beserta fasilitas terkait telah diperbaiki, diperiksa, dan dipastikan memenuhi regulasi Federal Aviation Administration untuk operasi yang aman.

Sementara itu, US National Transportation Safety Board masih melanjutkan penyelidikan terhadap kecelakaan. Bangkai pesawat dan mobil pemadam kebakaran telah ditarik dari lokasi kejadian pada Rabu malam.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads