Makam Keramat di Pandeglang Dibongkar: Diduga Palsu-Asalnya Tidak Jelas!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Makam Keramat di Pandeglang Dibongkar: Diduga Palsu-Asalnya Tidak Jelas!

Aris Rivaldo - detikTravel
Sabtu, 04 Apr 2026 05:30 WIB
Makam keramat palsu di Pandeglang dibongkar. (Aris Rivaldo/detikcom)
Pembongkaran makam keramat palsu di Pandeglang (Aris Rivaldo/detikcom)
Pandeglang -

Sejumlah makam keramat di Pandeglang yang diduga palsu akhirnya dibongkar. Kepala desa setempat menilai asal-usul makam keramat itu tidak jelas.

Makam-makam keramat itu berada di wilayah Blok Hunjuran, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalwangi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Benar ada kuburan, cuman kami nanya orang bersangkutan tidak jelas asal usulnya dan silsilahnya," kata Kepala Desa Panjangjaya Saripudin di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saripudin mengatakan pembongkaran makam keramat itu dilakukan berdasarkan kesepakatan tokoh masyarakat dan para ulama. Pihaknya juga telah melakukan peringatan kepada orang yang diduga membuat makam tersebut, namun tidak diindahkan sehingga dilakukan pembongkaran.

"Sampai sekarang orang yang bersangkutan belum ada kejelasan. Mangkanya pada hari ini pembongkaran makam," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Saripudin belum mengetahui secara detail maksud dan tujuan keberadaan makam tersebut. Dia khawatir, jika hal ini dibiarkan, bisa timbul kemusyrikan.

"Kita kan takutnya ke arah yang negatif ke musyrik, soalnya nggak jelas, kalau jelas kami dukung, ini kan nggak jelas takut ke musyrik itu," katanya.

Ketua MUI Desa Panjangjaya Suhendi menyebut hal itu terungkap berdasarkan dari laporan warga bahwa ada makam baru di lokasi. Dia kemudian melihat dan membenarkan keberadaan makam ini tidak mempunyai asal-usul yang jelas.

"Di sini Blok Hunjuran, Panjangjaya ada yang membuat makom baru, tapi setelah dua hari kemudian saya ngecek betul ada. Saya tanya siapa yang membangun satu orang pun tidak ada yang berani menjelaskan," katanya.

Suhendi menyebut pembongkaran ini juga berdasarkan persetujuan Abuya Muhtadi. Dia menyatakan makam ini dibongkar khawatir bisa menimbulkan dampak negatif untuk generasi mendatang.

"Nggak jelas, yang kita takutkan, yang paling ngeri ke depannya anak cucu kita mau bagaimana nasibnya, karena ini kaitannya dengan akidah," katanya.


---------

Artikel telah tayang di detiknews.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads