Heboh Macan Tutul Kena Jerat di Gunung Mas Bogor, Sudah 2 Pekan Keliaran

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Heboh Macan Tutul Kena Jerat di Gunung Mas Bogor, Sudah 2 Pekan Keliaran

Andry Haryanto - detikTravel
Senin, 06 Apr 2026 15:05 WIB
Macan tutul yang terjerat di Gunung Mas, Bogor.
Macan tutul terjerat di Gunung Mas Bogor (Andry Haryanto/detikJabar)
Bogor -

Seekor macan tutul dilaporkan terjerat di kawasan permukiman warga Kampung Gunung Mas, Bogor. Sudah 2 pekan, si macan berkeliaran di sekitar rumah warga.

Peristiwa macan tutul terjerat itu terjadi pada Jumat (3/4) di wilayah RT 02/RW 02, Desa Tugu Selatan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lokasi penemuan macan tutul itu berada tidak jauh dari GOR bulutangkis setempat

Petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah Bogor, Dani Hamdani membenarkan adanya laporan tersebut. Tim langsung bergerak ke lokasi. Sementara penemuan itu memicu perhatian warga sekitar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah meluncur sama Taman Safari, ada laporan dari warga. Belum lama, laporan sekitar satu jam lalu," kata Dani saat dikonfirmasi, Jumat (3/4).

ADVERTISEMENT

Menurut dia, keterlibatan tim gabungan diperlukan untuk memastikan kondisi satwa dan proses evakuasi macan tutul berjalan aman, baik bagi warga maupun hewan yang terjerat. Ia menduga, macan tutul itu diduga merupakan satwa liar yang berasal dari kawasan sekitar.

"Diduga liar, tidak ada yang punya. Memang masih banyak di daerah sekitar Gunung Mas," ujar Dani.

Selama proses evakuasi, warga di sekitar lokasi diimbau untuk tidak mendekati area temuan. Selain berisiko bagi keselamatan, interaksi langsung dengan satwa liar yang tertekan dapat memicu respons agresif dan memperburuk kondisi hewan tersebut.

Sudah 2 Pekan Macan Tutul Berkeliaran di Rumah Warga

Kemunculan macan tutul di Kampung Gunung Mas Bogor bukanlah kejadian mendadak. Warga mengklaim tanda-tanda keberadaan kucing besar itu sudah terdeteksi sejak dua pekan terakhir.

Hadi (32), warga setempat, mengungkapkan jejak-jejak satwa mencurigakan mulai ditemukan di sekitar permukiman warga. Warga bahkan sempat memasang perangkap, meski saat itu belum bisa memastikan jenis satwa apa yang berkeliaran.

"Pas dua minggu kemarin tuh ada jejak-jejak. Awalnya ada jejak-jejak. Ini perangkap udah standby di sini. Kita kira bukan macan gitu kan," ujar Hadi saat ditemui di lokasi, Jumat (3/4).

Situasi mencekam memuncak pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Hadi menyebut macan tutul tersebut nekat masuk hingga ke area dapur rumahnya.

"Pas malam kemarin tuh macan masuk ke dapur rumah saya. Itu lewat atas, itu jebol semua. Plafonnya udah jebol," katanya.

Sebelum akhirnya berhasil diamankan, satwa dilindungi tersebut diduga telah memangsa sejumlah ternak warga. Tak hanya ternak besar, hewan peliharaan seperti kucing pun turut menjadi sasaran.

"Banyak. Yang punya orang tua saya tuh semuanya habis. Tetangga, kucing juga semuanya habis," ucapnya.

Hadi menambahkan, konflik antara manusia dan satwa liar ini bukan pertama kalinya terjadi. Ia mengenang peristiwa serupa pada tahun 2000, saat seekor macan tutul juga memangsa ternak di wilayah yang sama.

"Yang dulu tahun 2000 pernah udah dapet tuh macan tutul. Itu juga sama, kambing habis semuanya ternak-ternak," tuturnya.

Begitu macan tutul tersebut masuk perangkap, warga segera melapor ke pihak berwenang. Tim medis dan evakuasi dari Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

"Tuh ke Taman Safari. Langsung dikontak, dia datang langsung ke sini," kata Hadi.

Macan Tutul Berhasil Dievakuasi

BKSDA bekerjasama dengan Taman Safari Indonesia (TSI) akhirnya berhasil mengevakuasi macan tutul tersebut. Kondisi satwa liar itu stabil. Satwa tersebut tengah menjalani observasi intensif oleh tim medis dan konservasi.

Direktur Utama Taman Safari Indonesia Aswin Sumampau menyatakan penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur teknis.

"Taman Safari Indonesia menyampaikan bahwa tim Life Science, bersama dokter hewan, paramedik, dan kurator, telah dikerahkan ke lokasi untuk memberikan penanganan terbaik bagi macan tutul liar yang ditemukan terjerat di kawasan Gunung Mas," ujar Aswin dalam keterangannya.

Ia menegaskan seluruh proses evakuasi dilakukan secara terkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bogor sebagai otoritas berwenang, dengan mengacu pada prosedur perlindungan satwa liar.

"Seluruh proses evakuasi dan penanganan satwa dilaksanakan secara terkoordinasi bersama BKSDA Bogor selaku otoritas berwenang, dengan mengacu pada ketentuan dan prosedur perlindungan satwa liar yang berlaku," katanya.

Saat ini, macan tutul tersebut ditempatkan di lokasi penanganan sementara dan terus dipantau oleh tim gabungan. Kondisinya disebut stabil, meski masih membutuhkan pengawasan lanjutan untuk memastikan pemulihan optimal.

"Saat ini, satwa telah berhasil dievakuasi dan tengah menjalani observasi di lokasi penanganan sementara di bawah pemantauan tim medis dan konservasi kami. Kondisi satwa saat ini dalam keadaan stabil dan terus dipantau secara intensif untuk memastikan pemulihannya berjalan dengan baik," ujar Aswin.

Ke depan, proses penanganan akan dilanjutkan melalui koordinasi dengan Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) serta Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP), sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

"Tahapan selanjutnya akan dilaksanakan melalui koordinasi lanjutan bersama Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP), sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak," tutur Aswin.

Pihak Taman Safari terus berkomitmen untuk mendukung upaya pelestarian satwa liar dan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan macan tutul tersebut.

"Taman Safari Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pelestarian satwa liar Indonesia dan akan terus memberikan informasi terkini terkait hal ini, seiring dengan perkembangan situasi," tutup dia.

---------

Artikel ini telah naik di detikJabar, bisa dibaca selengkapnya di sini, di sini dan di sini.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Heboh Macan Tutul Masuk Permukiman Warga di Bogor"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads