Thailand tengah dilanda cuaca panas ekstrem dengan suhu yang mencapai hingga 40 derajat Celsius. Wisatawan diimbau untuk mengantisipasinya.
Menurut Departemen Meteorologi Thailand, kondisi itu terjadi bersamaan dengan meningkatnya kadar polusi udara PM2.5 di sejumlah wilayah. Mereka menyebutkan bahwa wilayah Thailand bagian atas secara umum mengalami cuaca panas hingga sangat panas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langit tampak berkabut pada siang hari, disertai kemungkinan badai petir yang terjadi secara terisolasi akibat pengaruh sistem tekanan udara.
Melansir The Economic Times, Selasa (7/4/2026) wisatawan yang bepergian ke Thailand diimbau untuk mewaspadai suhu tinggi, khususnya di wilayah Utara, Timur Laut, dan Dataran Tengah. Pada siang hari, suhu di kawasan tersebut diperkirakan berkisar antara 37 hingga 40 derajat Celsius.
Kemudian, kondisi berkabut turut memengaruhi jarak pandang dan kualitas udara. Sementara itu, di Bangkok dan sekitarnya, suhu udara diperkirakan berada di kisaran 35 hingga 39 derajat Celsius, dengan kabut yang cenderung bertahan sepanjang hari.
Kualitas udara juga dilaporkan memburuk, terutama di wilayah Utara, Timur Laut, serta Dataran Tengah bagian atas. Kadar PM2.5 di daerah tersebut tercatat melampaui ambang batas aman.
Kondisi ini dipicu oleh buruknya sirkulasi udara serta meningkatnya titik panas akibat pembakaran musiman. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas luar ruangan dalam waktu lama, menjaga asupan cairan, serta tetap waspada terhadap potensi badai petir.
Bagi wisatawan, disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama di area dengan tingkat polusi tinggi, serta menggunakan masker N95 guna mengurangi paparan udara tercemar.
(upd/ddn)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal