Nyaman di Taman Mahoni, sayang Banyak Lampu Mati

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Nyaman di Taman Mahoni, sayang Banyak Lampu Mati

Hans Wilhem - detikTravel
Jumat, 10 Apr 2026 14:37 WIB
Taman Mahoni di Jaktim
Taman Mahoni di Cibubur, Jaktim (Hans Wilhem/detikcom)
Jakarta -

Taman Mahoni di Cibubur, Jakarta Timur jadi tempat warga sekitar buat nongkrong, bermain, atau pun jogging. Sayangnya, sejumlah lampu mati. Warga juga berharap tanaman ditambah biar makin sejuk.

Berdasarkan pengamatan di lokasi Taman Mahoni pada Senin (6/4/2026), area ini memiliki halaman rumput yang hijau dilengkapi dengan jalur jalan kaki melingkar, serta area tempat duduk dari beton yang dinaungi pepohonan di berbagai sisi. Sesuai namanya juga terdapat pohon mahoni tepat di area depan taman.

Di taman ini, warga berkumpul, terlibat dalam percakapan ringan, dan menikmati lingkungan yang tenang di sekitar mereka. Bagi Rafli (20), seorang pemuda asal Ambon yang saat ini bekerja di Jakarta, Taman Mahoni menjadi salah satu tempat favoritnya untuk bersantai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya mumpung rumah deket kan, jalan aja ke sini. Cuma santai doang sendiri," ujar Rafli saat ditemui di lokasi.

ADVERTISEMENT

Menurut pendapatnya, Taman Mahoni tergolong bersih dan terawat dengan baik. Dia mengapresiasi kinerja petugas kebersihan yang rutin menyapu area taman.

Daya tarik lain yang membuat anak muda betah berlama-lama dari sore hingga malam adalah adanya koneksi internet.

"Wifi free, enak ya. Banyak juga yang main-main di sini, nongkrong kan. Ada yang olahraga," kata dia.

Selain anak muda, Taman Mahoni merupakan urat nadi rekreasi bagi keluarga dari kalangan menengah ke bawah. Riki Setiawan (28), warga Kampung Baru yang juga sering berkunjung, menjadikan taman ini tempat andalan untuk menyenangkan anaknya.

"Nggak semuanya kaum menengah ke bawah bisa ke Ancol gitu. Taman ini mah, gua lebih ke nyenangin bocah lah, nggak jauh, deket juga dari rumah," kata Riki sambil memantau anaknya.

Taman ini dilengkapi dengan area bermain anak-anak, lengkap dengan prosotan biru dan tiang panjat berwarna kuning dan merah cerah, yang semuanya terletak di atas alas karet berwarna gelap.

Taman Mahoni di JaktimTaman Mahoni di Jaktim (Hans Wilhem/detikcom)

Di area lain, warga juga dapat menemukan ayunan dan lapangan futsal yang dapat dinikmati. Meskipun tak dapat disangkal bermanfaat, Taman Mahoni masih memiliki potensi untuk ditingkatkan.

Selama kunjungannya bersama anak-anak, Riki menyoroti dua masalah utama: kurangnya peralatan bermain dan terbatasnya pohon peneduh.

"Kurang, inian aja, pepohonannya kurang banyaklah kalau kita bilang biar adem gitu. Apalagi, Jakarta Timur banyak pabrik juga," jelas Riki.

Riki merasa wahana yang ada sangat terbatas. "Cuman dua item, lapangan futsal (dan perosotan). Cuman masih ada ruang kosong kan Bisa lah dibikin 3, 4, 5 lagi biar lebih ramai. Nggak usah bayar-bayar, namanya umum ya kan," dia menyarankan.

Sementara itu, Rafli memberikan catatan terkait infrastruktur dan kesadaran pengunjung. Ia mengeluhkan banyak lampu taman yang mati atau rusak.

"Pencahayaannya harus ditambah. Banyak juga lampu yang udah nggak ini (menyala), apalagi buat malam ya," kata Rafli.

Rafli menyayangkan sikap beberapa pengunjung yang masih abai soal kebersihan. "Kalau saran sih buang sampah ya pada tempatnya aja. Padahal fasilitasnya sudah ditaruh tempat sampah, tapi nggak ditaruh di tempat sampah," kata dia.



(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads