Usai Dipugar, Kini Wisatawan Bisa Semakin Melihat Struktur Asli Colosseum

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Usai Dipugar, Kini Wisatawan Bisa Semakin Melihat Struktur Asli Colosseum

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Sabtu, 11 Apr 2026 07:10 WIB
ROME, ITALY - MAY 30: An elevator is opened which makes the highest parts of the Colosseum accessible for visitors including people with mobility problems in Rome, Italy on May 30, 2023. The newly opened elevator allows visitors to see Rome from a pe
Colosseum di Kota Roma. (Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu)
Roma -

Ikon Kota Roma, Colosseum, kini tampil dengan wajah baru setelah menjalani proyek restorasi besar. Wisatawan bisa melihat bagian bersejarah lainnya yang baru ditemukan di sana.

Pembaruan tersebut membuka kembali sejumlah bagian bangunan yang selama ratusan tahun terkubur, termasuk kolom-kolom pintu masuk yang sempat hilang dari pandangan.

Restorasi yang dilakukan mengungkap struktur asli amfiteater, salah satunya melalui pemasangan blok marmer travertine di bagian luar arena. Penanda ini menunjukkan lokasi kolom pintu masuk megah yang pernah berdiri pada masa Romawi kuno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Euronews, Sabtu (11/4/2026) proyek ini juga mengembalikan garis tepi bangunan serta memperlihatkan detail penting yang sebelumnya tertutup tanah seperti nomor pintu masuk asli.

ADVERTISEMENT

Pada masa lalu, nomor tersebut diukir di atas setiap lengkungan kecuali di sumbu utama untuk membantu penonton menemukan akses menuju tempat duduk mereka. Arsitek proyek, Stefano Boeri, mengatakan sejak awal restorasi bertujuan menghadirkan kembali skala asli bangunan kepada pengunjung.

"Kami membangun kembali perimeter asli, crepidine (jalur pijakan) Colosseum, sekaligus memperlihatkan dimensi setiap bagian fornici (lengkungan) yang sebelumnya tertutup tanah selama berabad-abad," ujarnya.

Pekerjaan tersebut juga berdampak pada penataan ulang sistem drainase. Selain mengembalikan bentuk dasar dan geometri Flavian Amphitheatre, area di sekitar Colosseum kini dirancang lebih tertata secara hidrolik dan mudah diakses pengunjung.

Arkeolog sekaligus perwakilan Kementerian Kebudayaan Italia, Alfonsina Russo, menjelaskan bahwa restorasi turut menyasar bagian koridor yang telah lama runtuh.

"Kami ingin memulihkan beberapa bagian koridor akses bagi publik. Dua bagian koridor yang hilang ini runtuh sejak abad ke-6 M, terutama karena kondisi tanah di area tersebut yang paling tidak stabil," jelasnya.

Dengan semakin banyak bagian asli yang kembali terlihat, pengunjung kini bisa mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang kehidupan di Roma kuno. Hingga saat ini, Colosseum tetap menjadi destinasi wisata paling ramai di Italia, menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.



(upd/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads