Filipina, negara yang bertetangga langsung dengan provinsi Sulawesi Utara, ternyata punya keunikan tersendiri. Warganya suka sekali dengan budaya Amerika.
Pada masa lalu, Filipina pernah menjadi koloni Spanyol (1565-1898), kemudian koloni Amerika Serikat (1898-1946). Itu menjadi salah satu sebab mengapa rakyat Filipina menyukai segala yang berbau AS.
Filipina terkenal dengan keramahan penduduknya yang mudah diajak berkomunikasi dengan orang asing, karena bahasa Inggris adalah salah satu bahasa resmi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang Filipina menjadi lebih teramerikanisasi daripada menjadi Hispanik, dan meskipun beberapa bahasa Filipina meminjam kata dari bahasa Spanyol, bahasa Spanyol tidak pernah diajarkan kepada penduduk asli Filipina.
Kolonial Amerika yang berhasil mengajarkan bahasa Inggris di sekolah-sekolah di seluruh kepulauan. Akibatnya, orang Filipina lebih dipengaruhi oleh Amerika daripada oleh Spanyol.
Orang Filipina sangat menyukai olahraga dan budaya pop Amerika. Setiap desa di sana tampaknya memiliki ring basket.
Setiap kali petinju Filipina yang terkenal di dunia, Manny Pacquiao, melakukan pertarungan yang disiarkan televisi, tampaknya seperti hari libur nasional di seluruh negeri karena tidak adanya mobil di jalan dan bahkan orang-orang di mal.
Hal ini karena warga Filipina terpaku pada televisi, dengan penuh semangat mereka mengantisipasi kemenangan Manny Pacquiao. Kepolisian Nasional Filipina bahkan melaporkan bahwa ada penurunan kejahatan di Manila setiap kali Manny Pacquiao bertarung di atas ring.
Warga Filipina sangat antusias dengan Instagram dan Facebook mereka, sehingga mereka pernah dinobatkan sebagai negara pengambil selfie terbanyak di dunia oleh majalah Time.
Aturan lalu lintas sebagian besar dimodelkan berdasarkan aturan Amerika. Lalu lintas kendaraan di Filipina bergerak di sebelah kanan. Belok kanan saat lampu merah diperbolehkan kecuali ada rambu yang menunjukkan sebaliknya.
Aturan untuk sepeda motor di Filipina, mereka mengadopsi aturan yang mirip dengan beberapa wilayah Eropa, di mana sepeda motor tidak diwajibkan menggunakan plat nomor depan, memberikan tampilan depan yang bersih.
Tempat plat nomor sepeda motor Filipina hanya di belakang, platnya tidak ada pajak tahunan, makanya plat nomor Filipina cuma huruf dan angka tanpa tahun masa berlaku.
Stop kontak Listrik di Filipina umumnya menggunakan stop kontak pipih 2 pin yang sama seperti di Amerika, atau stop kontak bulat 2 pin yang sama seperti di sebagian besar negara Eropa.
--------
Artikel ini ditulis Hari Suroto. Penulis bekerja di Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Jumlah Turis Asing Melancong ke RI Naik, Terbanyak dari Malaysia
Gemas, 2 Ekor Harimau Lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung