Aksi heroik nelayan di Pantai Sendang Biru Malang menuai pujian. Mereka berhasil membebaskan hiu paus yang tak sengaja terjerat jaring.
Para nelayan di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini berhasil menyelamatkan seekor hiu paus yang tidak sengaja masuk ke dalam jaring saat mereka tengah melaut untuk mencari ikan.
Momen dramatis tersebut menjadi viral di media sosial setelah video penyelamatan itu diunggah kru KM Mutiara di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bagaimana para nelayan berusaha melepaskan satwa raksasa yang dilindungi itu dari jeratan jaring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini diketahui terjadi pada Jumat (10/4). Berdasarkan video yang beredar, puluhan nelayan nampak bahu-membahu menarik jaring yang penuh dengan hasil tangkapan.
Namun, fokus mereka seketika beralih saat menyadari ada sosok hiu paus yang ikut terjebak di dalamnya. Setelah memindahkan ikan-ikan tangkapan ke atas KM Mutiara, sejumlah nelayan bahkan rela turun langsung ke dalam laut.
Mereka bekerja cepat membuka jaring yang menghalangi pergerakan sang hiu paus. Hanya dalam hitungan detik setelah jaring terbuka, satwa berukuran besar itu akhirnya berhasil bebas dan kembali berenang menuju laut lepas.
Salah satu warga Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Julia Dewi Ayu Sandra mengungkapkan bahwa adiknya merupakan salah satu kru nelayan yang bekerja di kapal tersebut saat insiden terjadi.
Julia menegaskan bahwa masuknya hiu paus ke dalam jaring sama sekali bukan merupakan unsur kesengajaan.
"Iya, itu bukan sengaja melainkan masuk sendiri waktu nelayan menebarkan jaring di rumpung itu. Kejadiannya Jumat kemarin," kata Julia, Sabtu (11/4).
Julia menjelaskan lokasi kejadian berada di sekitar rumpung atau rumah ikan buatan yang ditanam oleh para nelayan untuk mengumpulkan ikan.
Menurut Julia, insiden hiu paus yang masuk ke area jaring di lokasi tersebut bukan pertama kalinya terjadi, meski dalam rentang waktu yang cukup lama.
"Di rumah ikan yang ditanam oleh nelayan. Sudah dua kali itu, tapi ya tidak dalam hitungan bulan yang sama," tambahnya.
Aksi cepat tanggap para nelayan Sendang Biru ini pun langsung menuai banjir pujian dari warganet. Banyak yang mengapresiasi tingginya kesadaran para nelayan dalam menjaga kelestarian ekosistem laut serta melindungi satwa-satwa yang terancam punah.
--------
Artikel ini telah naik di detikJatim.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Jumlah Turis Asing Melancong ke RI Naik, Terbanyak dari Malaysia
Gemas, 2 Ekor Harimau Lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung