Fatou, Gorila Tertua di Dunia Rayakan Ultah ke-69 dengan Hidangan Sehat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Fatou, Gorila Tertua di Dunia Rayakan Ultah ke-69 dengan Hidangan Sehat

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 15 Apr 2026 06:02 WIB
Gorila bernama Fatou rayakan ulang tahun ke-69 di Berlin Zoo, Jerman
Gorila bernama Fatou di Berlin Zoo, Jerman. (AP Photo/Markus Schreiber)
Berlin -

Gorila tertua di dunia yang hidup dalam penangkaran, Fatou, merayakan ulang tahunnya yang ke-69 dengan suasana sederhana di Berlin Zoo, Jerman.

Pada momen yang jatuh setiap 13 April itu, Fatou tidak mendapatkan kue seperti perayaan ulang tahun pada umumnya. Tapi sebagai gantinya, ia disuguhi menu sehat seperti sayuran tomat, wortel, brokoli hingga leek.

Hadiah itu disesuaikan dengan kondisi tubuh untuk menjaga kesehatannya , mengingat Fatou kini telah menginjak usia yang sudah tidak muda lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir The Independent, Rabu (15/4/2026) Fatou merupakan gorila dataran rendah barat yang tiba di Berlin pada 1959, saat kota tersebut masih terpisah menjadi Berlin Barat. Saat itu, ia diperkirakan berusia sekitar dua tahun.

ADVERTISEMENT

Karena tanggal lahir pastinya tidak diketahui, pihak kebun binatang menetapkan 13 April sebagai hari ulang tahunnya.

Di alam liar, gorila biasanya hidup hingga 35-40 tahun. Namun, dalam perawatan manusia, usia mereka bisa lebih panjang.

Fatou bahkan menjadi penghuni paling senior di Berlin Zoo sejak 2024, setelah flamingo bernama Ingo yang diperkirakan berusia lebih dari 75 tahun mati.

Gorila bernama Fatou rayakan ulang tahun ke-69 di Berlin Zoo, JermanGorila bernama Fatou rayakan ulang tahun ke-69 di Berlin Zoo, Jerman. (AP Photo/Markus Schreiber)

Kisah hidup Fatou juga tak kalah menarik. Ia berasal dari hutan di Afrika Barat. Dalam catatan Guinness World Records disebutkan Fatou pernah ditukar oleh seorang pelaut Prancis untuk melunasi tagihan di sebuah bar di Marseille, sebelum akhirnya dijual ke kebun binatang oleh pedagang hewan.

Kini, Fatou menjalani hari-harinya di kandang khusus dengan suasana yang lebih tenang, terpisah dari gorila lain yang lebih muda.

Di usianya yang tak lagi muda, ia telah kehilangan gigi, serta mengalami radang sendi dan penurunan pendengaran. Meski begitu, pengawas primata Berlin Zoo, Christian Aust, mengatakan Fatou tetap bersikap ramah kepada para perawatnya, meski sesekali masih menunjukkan sifat keras kepala.




(upd/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads