Festival Songkran menjadi atraksi utama Thailand di setiap tahun. Turis-turis banyak yang bergabung, tapi tak sedikit yang jadi pengganggu.
Sekelompok turis dituduh bertindak berlebihan saat bermain air di Festival Songkran pada Minggu (12/4/2026). Turis-turis itu menghalangi lalu lintas dan menyemprot dengan cara mengganggu orang lain, seperti dikutip dari Nation Thailand pada Rabu (15/4/2026).
Awalnya, petugas polisi pergi ke lokasi kejadian dan menemukan sejumlah turis asing bermain air di Jalan Prachanukhro dengan cara yang menghalangi lalu lintas dan mengganggu pengguna jalan lainnya. Petugas menyuruh mereka untuk bubar, tetapi beberapa turis menolak untuk mematuhi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi kemudian menangkap tujuh turis Prancis dengan tuduhan menyebabkan gangguan ketertiban umum. Para tersangka dibawa ke kantor polisi Patong, didenda, dan diperingatkan untuk tidak mengulangi pelanggaran tersebut.
Baca juga: 3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal |
Setelah itu, polisi Patong juga menginformasikan kepada pemilik toko dan warga di sepanjang Jalan Prachanukhro di Patong, distrik Kathu, Phuket, agar tidak meletakkan tong air di jalan atau bermain air dengan cara yang menghalangi lalu lintas dan mengganggu orang lain.
Polisi Patong menambahkan bahwa disiram air oleh para perayaan adalah hal biasa bagi petugas selama Songkran, karena hal itu terjadi setiap tahun.
Tahun ini, penyelenggaraan festival Songkran juga menyimpan duka. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Songkran tahun ini juga mencatat kecelakaan lalu lintas yang berkaitan dengan berlangsungnya acara besar tersebut, seperti dikutip dari New Strait Times, Rabu (15/4/2026).
Thailand mencatat sebanyak 581 kecelakaan lalu lintas dan 95 korban jiwa selama tiga hari pertama festival pada 10-12 April 2026.
"Pemerintah mendesak masyarakat dan wisatawan untuk mengemudi secara bertanggung jawab dan mematuhi prinsip 'jangan minum dan mengemudi' untuk memastikan bahwa festival Songkran tahun ini tetap menjadi acara yang aman dan menyenangkan bagi semua," kata Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand.
Wisatawan yang membutuhkan bantuan selama festival Songkran dapat menghubungi Pusat Bantuan Wisatawan (TAC) di seluruh negeri atau hotline Polisi Pariwisata di 1155 yang beroperasi selama 24 jam.
(bnl/wsw)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong