Seorang turis membuat polisi Malta geleng-geleng kepala. Iseng banget, dia jalan-jalan sambil telanjang di tengah kota.
Sean Graham Purves, seorang turis Skotlandia yang sedang berlibur bersama sekelompok teman, terekam CCTV saat berada di Isla. Sebagai kenang-kenangan di hari terakhirnya di Malta, ia memutuskan untuk jalan-jalan di hari itu.
Bukan sekadar jalan-jalan, Purves melepas pakaiannya dan berjalan Jalan St Angelo, Isla tanpa sehelai benang pun di tubuhnya. Menurut rekaman CCTV, insiden itu terjadi pukul 10 pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi bergerak cepat. Purves kemudian ditangkap di tempat ia terakhir terlihat. Ia didakwa melakukan pelanggaran terhadap kesopanan atau moral dengan melakukan tindakan di tempat umum, dan memperlihatkan dirinya telanjang. Ia mengaku bersalah atas semua dakwaan terhadapnya.
Baca juga: 3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal |
Turis itu dijatuhi hukuman satu bulan penjara dan denda Euro 100 (Rp 2 jutaan). Purves juga tidak boleh masuk ke Malta selama 3 bulan, seperti dikutip dari Malta Today pada Rabu (15/4/2026).
Pembela mengatakan bahwa Purves tidak bermaksud jahat, ia hanya ingin bersenang-senang sebelum pulang. Namun, pengadilan memutuskan bahwa ia bersalah karena secara sadar melakuakn hal yang melanggar hukum.
Pengadilan juga mencatat bahwa meskipun ia baru berusia 18 tahun, ia harus menyadari bahwa sejak usia ini, seseorang diadili sebagai orang dewasa di pengadilan.
Malta adalah permata Mediterania yang memadukan sejarah kuno, arsitektur Barok, dan keindahan alam laut yang memukau. Dari ibu kota Valletta yang terdaftar di UNESCO hingga perairan kristal di Blue Lagoon, pulau ini menawarkan pengalaman wisata yang beragam untuk berbagai jenis pelancong.
Malta mencatatkan rekor jumlah kunjungan turis yang sangat tinggi dalam beberapa tahun terakhir, dengan total mencapai 4,02 juta wisatawan pada tahun 2025.
(bnl/bnl)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong