Trump Naikkan Pajak Turis yang Berkunjung ke Taman Nasional

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Trump Naikkan Pajak Turis yang Berkunjung ke Taman Nasional

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Kamis, 16 Apr 2026 16:07 WIB
Mijung Cha, 49, and her daughter, Hyen Han, 12, standing behind Chas son, Taein Han, 10, and her husband Gibaeg Han, 61, of Seoul, South Korea, listen as National Park Seasonal Interpretation Ranger Jessica Borders, 24, leads a fossil walk program o
Taman Nasional Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat. (REUTERS/Kaylee Greenlee)
Jakarta -

Wisata ke taman nasional di Amerika Serikat kini menjadi lebih mahal bagi turis mancanegara. Pemerintah AS resmi memberlakukan biaya tambahan hingga 100 USD (Rp 1,7 juta) per orang untuk pengunjung nonresiden, yang mulai berlaku sejak awal 2026.

Kebijakan ini merupakan bagian dari perintah eksekutif yang diterbitkan oleh Donald Trump. Tambahan biaya tersebut diterapkan di 11 taman nasional terpopuler, termasuk Grand Canyon, Yellowstone, Yosemite, dan Zion National Park.

Namun, kebijakan itu tidak berlaku untuk semua pengunjung. Hanya wisatawan asing berusia 16 tahun ke atas yang dikenakan biaya tambahan di luar tiket masuk reguler.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir New York Post, Kamis (16/4/2026) di Grand Canyon, misalnya, tarif masuk sebelumnya sebesar 35 USD (Rp 598 ribu) per kendaraan. Dengan aturan baru, satu keluarga berisi tiga wisatawan asing berusia di atas 16 tahun kini harus membayar hingga 335 USD (Rp 5,7 juta).

Petugas taman ditempatkan di pintu masuk untuk memeriksa identitas pengunjung. Warga AS dapat menghindari biaya tambahan dengan menunjukkan SIM, paspor, atau kartu penduduk tetap.

ADVERTISEMENT

Perubahan juga berlaku pada kartu tahunan America the Beautiful yang memberikan akses ke berbagai lokasi di bawah pengelolaan National Park Service. Warga AS tetap membayar 80 USD (Rp 1,3 juta), sementara wisatawan asing kini dikenakan biaya hingga 250 USD (Rp 4,2 juta).

Trump menyebut kebijakan itu sebagai keuntungan bagi warga negaranya. Ia menegaskan bahwa pendapatan dari biaya tambahan wisatawan asing akan digunakan kembali untuk pengelolaan taman nasional.

Sebagai perbandingan, kebijakan tersebut tergolong tinggi dibandingkan negara lain. Di Barcelona, pajak turis yang telah dinaikkan hanya mencapai sekitar 18 USD (Rp 307 ribu) per malam.




(upd/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads