Ratusan Truk Sampah Kepung Kantor Gubernur Bali, Massa Demo Ajukan 2 Tuntutan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ratusan Truk Sampah Kepung Kantor Gubernur Bali, Massa Demo Ajukan 2 Tuntutan

Rizki Setyo Samudero - detikTravel
Kamis, 16 Apr 2026 18:10 WIB
Ratusan truk sampah memenuhi kantor Gubernur Bali, Kamis (16/4/2026).
Ratusan truk sampah kepung kantor Gubernur Bali (Rizki Setyo Samudero/detikBali)
Denpasar -

Ratusan truk sampah mengepung Kantor Gubernur Bali yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Denpasar. Massa demo terkait krisis sampah di Bali yang tak kunjung usai.

Dari pantauan di lokasi, truk-truk milik Forum Swakelola Sampah Bali (SSB) mulai berdatangan ke Kantor Gubernur Bali sekitar pukul 10.32 Wita, pada Kamis (16/4/2026).

Truk sampah itu berjejer dari ujung barat depan kantor DPRD Bali hingga sisi timur depan Kantor Pengedalian Lingkungan Hidup Bali-Nusra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hampir 300-an ada ini," kata salah satu massa aksi.

ADVERTISEMENT

Massa yang memadati lokasi merupakan para pengangkut sampah yang protes atas kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terkait pelarangan pembuangan sampah organik ke TPA Suwung per 1 April 2026.

Mereka juga membawa spanduk bertuliskan tuntutan yang akan mereka sampaikan. Puluhan anggota kepolisian juga berjaga di depan Kantor Pengendalian Lingkungan Hidup Bali-Nusra. Sebab, massa direncanakan akan berorasi di depan kantor tersebut.

Massa Tuntut Prabowo Turun Tangan Atasi Sampah di Bali

Massa aksi demo yang tergabung dalam Forum Swakelola Sampah Bali (SSB) menyampaikan beberapa tuntutan saat demonstrasi di depan Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Bali-Nusra.

Ketua Forum SSB, I Wayan Suarta, menyampaikan tuntutan pertama adalah meminta TPA Suwung agar tetap dibuka tanpa pembatasan jenis sampah.

"Dengan tetap melakukan revitalisasi sampai fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) beroperasi," kata Suarta saat berorasi.

Tuntutan kedua, Suarta meminta Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan menangani polemik sampah di Bali. Jika tidak, ia mengancam para pengangkut sampah tidak akan mengangkut sampah masyarakat apapun jenisnya.

"Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, maka.. maka.. kami akan mogok massal mengangkut sampah," ucapnya diikuti sorak sorai seluruh massa.

Suarta mengatakan bahwa selama pelarangan pembuangan sampah organik ke TPA Suwung, beberapa truk milik swakelola sempat ditolak saat mengirim organik ke TPST.

"Alasannya overload. Kami semua baik jasa pemungut sampah maupun warga masyarakat sudah mau mengikuti aturan dan arahan pemerintah untuk memilah-milah sampah, baik itu organik, nonorganik maupun residu," jelasnya.


---------

Artikel ini telah naik di detikBali, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads