Hotel ikonik Burj Al Arab di Dubai akan ditutup sementara untuk menjalani renovasi besar selama sekitar 18 bulan akibat turunnya jumlah wisatawan.
Penutupan ini menjadi yang pertama sejak hotel tersebut dibuka pada 1999, di tengah melambatnya sektor pariwisata kawasan akibat konflik geopolitik. Mengutip Reuters, Jumat (17/4/2026) seorang staf hotel mengonfirmasi bahwa operasional akan dihentikan selama proses renovasi berlangsung.
Sementara itu, pemilik hotel, Jumeirah, dalam pernyataan resmi sehari sebelumnya menyebut proyek tersebut akan dilakukan secara bertahap dan dipimpin oleh arsitek interior asal Paris, Tristan Auer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Jumeirah tidak secara eksplisit menyebutkan bahwa hotel akan ditutup selama pengerjaan. Pihak hotel juga menawarkan alternatif akomodasi di hotel terdekat bagi tamu yang telah melakukan pemesanan selama periode renovasi.
Staf tersebut menambahkan bahwa durasi penutupan masih dapat berubah tergantung perkembangan proyek.
Burj Al Arab yang berbentuk layar kapal merupakan salah satu landmark paling terkenal di Dubai sekaligus properti andalan Jumeirah Group. Hotel tersebut sempat mengalami kerusakan ringan pada awal Maret, setelah serpihan dari pencegatan serangan drone Iran mengenai bagian fasad bangunan.
Meski demikian, pihak hotel menegaskan bahwa proyek renovasi yang telah lama direncanakan ini tidak terkait dengan insiden tersebut. Jumeirah juga tidak mengaitkan renovasi dengan konflik yang sedang berlangsung dalam pernyataan resminya.
Meski begitu, waktu pelaksanaan proyek dinilai cukup berpengaruh. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah mengganggu perjalanan udara di kawasan Uni Emirat Arab serta menekan jumlah kunjungan wisatawan, terutama di segmen premium.
Baca juga: Dubai Diyakini Segera Bangkit |
(upd/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Jumlah Turis Asing Melancong ke RI Naik, Terbanyak dari Malaysia
Gemas, 2 Ekor Harimau Lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung