Liburan Berujung Maut, Turis Kanada Tewas Ditembak di Situs Bersejarah Meksiko

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Liburan Berujung Maut, Turis Kanada Tewas Ditembak di Situs Bersejarah Meksiko

Bonauli - detikTravel
Selasa, 21 Apr 2026 17:15 WIB
Seorang pria menembak pengunjung di Teotihuacan, Meksiko , menewaskan satu turis Kanada dan melukai beberapa orang. REUTERS/Luis Cortes
Seorang pria menembak pengunjung di Teotihuacan, Meksiko , menewaskan satu turis Kanada dan melukai beberapa orang. (Luis Cortes/Reuters)
Teotihuacan -

Liburan turis Kanada di Meksiko berakhir duka. Dia meninggal dunia di situs bersejarah Meksiko setelah ditembak pria tak dikenal.

Turis itu seorang perempuan dari Kanada. Tragedi terjadi kala dia jalan-jalan di Piramida Teotihuacan di Meksiko pada Senin (20/4/2026).

Saat itu, seorang pria menembaknya. Dia tewas di tempat. Selain perempuan itu, ada empat korban terluka dalam insiden tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari Fox News pada Selasa (21/4), pejabat Meksiko mengatakan bahwa empat orang terluka akibat tembakan dan dua lainnya mengalami cedera akibat jatuh. Dalam laporan pemerintah yang dikutip oleh AP, di antara yang terluka itu adalah wisatawan dari Kolombia, Rusia, dan Kanada.

Pelaku kemudian bunuh diri setelah melakukan aksinya. Sebuah senjata api, senjata tajam, dan peluru ditemukan di tempat kejadian, Kabinet Keamanan Meksiko mengonfirmasi di media sosial.

ADVERTISEMENT

"Doa kami bersama keluarga dan orang-orang terkasih mereka, dan para pejabat konsuler sedang berhubungan untuk memberikan bantuan," pernyataan kementerian luar negeri Kanada dalam sebuah unggahan di media sosial.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menulis di media sosial bahwa penembakan itu akan diselidiki secara menyeluruh dan bahwa ia sedang berhubungan dengan Kedutaan Besar Kanada.

"Apa yang terjadi hari ini di Teotihuacan sangat menyakitkan hati kami. Saya menyampaikan solidaritas tulus saya kepada para korban dan keluarga mereka," tulisnya.

Sheinbaum mengatakan telah menginstruksikan Kabinet Keamanan untuk menyelidiki peristiwa tersebut dan memberikan semua dukungan yang diperlukan kepada para korban.

"Personel dari Sekretariat Dalam Negeri dan Sekretariat Kebudayaan sudah menuju ke lokasi untuk memberikan bantuan dan pendampingan, bersama dengan otoritas setempat," katanya.

"Saya mengikuti situasi ini dengan saksama, dan kami akan terus memberikan informasi terkini tepat waktu melalui Kabinet Keamanan," ujar dia.

Kota pra-Hispanik ini, yang terletak di luar Kota Meksiko, dulunya merupakan salah satu pusat budaya terpenting di Mesoamerika.




(bnl/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads