Sistem Internal Bandara Haneda Terganggu, Penerbangan di Jepang Kacau

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sistem Internal Bandara Haneda Terganggu, Penerbangan di Jepang Kacau

Bonauli - detikTravel
Rabu, 22 Apr 2026 05:01 WIB
Kasus varian COVID-19 yang lebih menular ditemukan di Jepang. Akibatnya warga asing non-residen dilarang masuk ke Jepang hingga akhir Januari 2021 mendatang.
Ilustrasi Bandara Haneda (AP Photo/Koji Sasahara)
Tokyo -

Bandara Haneda Tokyo mengalami gangguan pada sistem kendali lalu lintas udaranya pada Selasa (21/4/2026). Penundaan dan pembatalan penerbangan menumpuk, korbannya puluhan ribu penumpang.

Menurut kementerian, gangguan terjadi sekitar pukul 05.40 waktu setempat di sistem pengiriman dan penerimaan rencana penerbangan ke dan dari maskapai penerbangan di Pusat Kendali Wilayah Fukuoka di barat daya Jepang. Masalah tersebut memengaruhi operasi di Haneda dan bandara lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua keberangkatan dari bandara Haneda dihentikan selama sekitar 15 menit mulai pukul 7.15 waktu setempat, dengan penundaan berlanjut bahkan setelah kementerian beralih ke sistem cadangan.

All Nippon Airways membatalkan 30 penerbangan domestik, terutama ke dan dari Haneda, dan Japan Airlines membatalkan 178 penerbangan. Pembatalan tersebut memengaruhi sekitar 32.000 orang, menurut maskapai penerbangan, seperti dikutip dari Kyodo News, Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut kementerian, pusat kendali lalu lintas udara Kobe di barat Jepang pertama kali mendeteksi masalah tersebut, dengan penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa masalah tersebut berasal dari pusat kendali lalu lintas udara Fukuoka.

Kementerian mengatakan sedang menyelidiki penyebabnya dan tidak ada indikasi serangan siber.

Di Haneda, kerumunan penumpang menunggu informasi lebih lanjut sementara banyak yang melihat papan elektronik yang menampilkan deretan pembatalan dan penundaan.

Seorang wanita berusia 60 tahun dari Distrik Setagaya, Tokyo, yang merencanakan perjalanan bisnis ke Hokkaido mengatakan dia harus membatalkan janji temu di sana.

"Yang bisa saya lakukan hanyalah berharap untuk pemulihan yang cepat," ungkapnya.




(bnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads