Buang 171 Kg Sampah ke Taman, Warga Jepang Ditangkap Polisi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Buang 171 Kg Sampah ke Taman, Warga Jepang Ditangkap Polisi

Syanti Mustika - detikTravel
Rabu, 22 Apr 2026 20:40 WIB
Ilustrasi warga buang sampah
Ilustrasi buang sampah (Getty Images/iStockphoto/Imgorthand)
Nishi -

Bukan rahasia lagi jika Jepang sangat concern dengan isu sampah. Tak hanya sering mengimbau wisatawan untuk bertanggungjawab dengan sampah, namun Jepang juga keras dengan warganya terkait kebersihan.

Dilansir dari Japan Today, Rabu (22/4/2026) polisi Nagoya menangkap seorang pria berusia 45 tahun karena melanggar Undang-Undang Pengelolaan Sampah setelah ia membuang sampah di taman dan trotoar.

Daisuke Nakajima, seorang karyawan swasta, dituduh membuang delapan kotak kardus seberat sekitar 53 kilogram, berisi pakaian dan dokumen di sebuah taman di Distrik Nishi pada bulan November. Ia juga dicurigai membuang delapan kotak kardus lagi (seberat 65 kilogram) secara ilegal di taman lain dan tujuh kotak kardus lagi (seberat 53 kilogram) di trotoar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kantor teknik sipil yang mengelola taman tersebut melaporkan insiden pembuangan sampah tersebut kepada polisi. Polisi menemukan faktur dan dokumen lain yang bertuliskan nama Nakajima di dalam kotak-kotak tersebut.

ADVERTISEMENT

Dalam pengakuannya, Nakajima mengatakan dia bingung cara membuang sampah sebanyak itu.

Terlepas dari masalah Nakajima, di mata wisatawan Jepang adalah negara yang disiplin dengan sampah, dan jadi pesona tersendiri bagi turis. Memang banyak keluhan turis betapa sulitnya menemukan tong sampah di Jepang. Sangat berbeda dengan negara-negara lain, termasuk di Indonesia yang tong sampah tersebar di banyak titik, termasuk di area publik hingga transportasi umum.

Di mana bisa menemukan tempat sampah umum di Jepang?

Mau tidak mau wisatawan ke Jepang harus terbiasa membawa sampah mereka di dalam tas. Kamu bisa membuangnya di hotel tempat menginap, stasiun kereta, hingga minimarket seperti Lawson, Family Mart, dan 7-Eleven.




(sym/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads