Buntut Penembakan Turis di Piramida, Presiden Meksiko Perketat Keamanan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Buntut Penembakan Turis di Piramida, Presiden Meksiko Perketat Keamanan

Bonauli - detikTravel
Kamis, 23 Apr 2026 08:30 WIB
Seorang pria menembak pengunjung di Teotihuacan, Meksiko , menewaskan satu turis Kanada dan melukai beberapa orang. REUTERS/Luis Cortes
Penembakan turis di Meksiko (REUTERS/Luis Cortes)
Mexico City -

Penembakan turis Kanada di Piramida Meksiko menjadi duka pariwisata dunia. Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum buka suara terkait keamanan negaranya.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyerukan pengawasan senjata yang lebih ketat di tempat-tempat wisata pada hari Selasa menyusul penembakan mematikan di piramida Teotihuacan hanya beberapa minggu sebelum pertandingan Piala Dunia diselenggarakan di negara tersebut.

"Jelas, kita perlu memperketat keamanan," kata Sheinbaum merujuk pada penembakan hari Senin (20/4/2026) seperti dikutip dari Euro News.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meksiko akan menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola Piala Dunia pada bulan Juni. Ini mengapa keamanan di tempat-tempat umum harus diperhatikan.

"Kita perlu memiliki keamanan yang lebih baik untuk memastikan seseorang tidak dapat memasuki situs arkeologi, situs wisata, dengan senjata api," kata presiden dalam konferensi pers pagi harinya di Mexico City.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, para pejabat keamanan mengatakan bahwa penembakan di piramida Teotihuacan yang menewaskan satu orang dan melukai 13 lainnya disebut sebagai hal yang terencana.

"Pelaku penembakan, yang diidentifikasi sebagai Julio Cesar Jasso Ramirez, 27 tahun, melakukan kunjungan pendahuluan beberapa kali ke situs arkeologi, menginap di hotel-hotel dekat situs tersebut sebelumnya, dan dari sana merencanakan tindakan kekerasannya," kata Jaksa Negara Meksiko Jose Luis Cervantes Martinez kepada wartawan.

Video dan foto yang beredar di media lokal di Meksiko menunjukkan seorang pria berdiri dengan senjata di atas piramida sementara orang-orang berlindung. Sejumlah tembakan terdengar dalam video tersebut.

Pengakuan Turis yang Selamat

Penembakan terjadi tak lama setelah pukul 11.30 waktu setempat ketika puluhan turis berada di puncak Piramida Bulan.

"Beberapa orang, karena takut ... menjatuhkan diri telungkup ke tanah, dan kami yang lain mulai turun," kata pemandu wisata, menceritakan bagaimana pelaku penembakan, setelah melihat para turis menuruni tangga piramida, mulai menembak.

"Ada ribuan orang di sana dan ada banyak tembakan yang terus terdengar," kata Brenda Lee, seorang turis Kanada.

Ia menambahkan bahwa situasi dengan cepat berubah menjadi kacau ketika orang-orang berusaha melarikan diri.

Mereka yang dibawa ke rumah sakit untuk perawatan termasuk enam warga negara AS, tiga warga Kolombia, dua warga Brasil, satu warga Rusia, dan satu warga Kanada, kata pemerintah setempat. Orang termuda yang terluka dalam penembakan itu berusia enam tahun, sedangkan yang tertua berusia 61 tahun.

Para pejabat kemudian menjelaskan bahwa pelaku penembakan meninggal karena luka tembak yang dilakukannya sendiri, dan menambahkan bahwa mereka menemukan pistol, pisau, dan amunisi di tubuhnya saat menggeledah barang-barangnya setelah kematiannya.

Piramida Teotihuacan, Situs Warisan Dunia UNESCO, adalah serangkaian struktur besar di pinggiran Kota Meksiko yang dibangun oleh tiga peradaban kuno yang berbeda.

Sebagai salah satu tujuan wisata terpenting Meksiko, situs ini menarik lebih dari 1,8 juta pengunjung internasional setiap tahunnya, menurut angka pemerintah terbaru.




(bnl/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads