Sejak Kapan Merokok di Dalam Pesawat Dilarang?

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sejak Kapan Merokok di Dalam Pesawat Dilarang?

Hari Suroto - detikTravel
Jumat, 24 Apr 2026 12:01 WIB
Larangan merokok di pesawat
Larangan merokok di pesawat (Getty Images/Evgenia Parajanian)
Jakarta -

Meskipun mungkin sulit dipercaya, merokok di dalam pesawat sangat umum dari era tahun 1950-an hingga 1970-an. Lantas sejak kapan merokok di pesawat dilarang?

Bahkan di zaman itu, bungkus rokok dan sampel gratis, lengkap dengan merek maskapai penerbangan, sering dibagikan oleh pramugari yang bertugas.

Meskipun merokok dalam pesawat diperbolehkan pada tahun-tahun itu, maskapai penerbangan tetap memiliki kebijakan terkait merokok di dalam pesawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merokok hanya diperbolehkan selama penerbangan pada ketinggian jelajah, kecuali jika penerbangan berada dalam "kondisi berbahaya" atau tanda Dilarang Merokok menyala.

United Airlines adalah maskapai pertama yang memperkenalkan kabin bebas rokok pada tahun 1971.

ADVERTISEMENT

Pada 11 Juli 1973, pesawat maskapai Varig 820 yang terbang dari Rio de Janeiro ke Bandara Orly, Paris, Prancis mengalami kecelakaan. Ini adalah penerbangan yang akan mengubah peraturan keselamatan kabin pesawat bebas rokok, sehingga peristiwa seperti itu tidak boleh terjadi lagi.

Pesawat Boeing 707 tersebut membawa 117 penumpang dan 17 awak kabin. Tujuh awak dan 116 penumpang tewas dalam kecelakaan tersebut.

Saat itu, pukul 13:56 dan pesawat sedang turun menuju Bandara Orly. Seorang penumpang pergi ke toilet belakang sebelah kanan dan membuang puntung rokok ke tempat sampah.

Ada asbak, tetapi mereka tidak menggunakannya. Tisu kertas di tempat sampah terbakar. Api mulai menyebar di balik panel plastik dan kayu di toilet.

Penyelidikan insiden kebakaran pesawat menyatakan bahwa puntung rokok yang dibuang ke tempat sampah kemungkinan besar merupakan penyebab kecelakaan tersebut.

Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan arahan yang mewajibkan: "pemasangan plakat yang melarang merokok di toilet dan pembuangan puntung rokok di tempat sampah toilet; penetapan prosedur untuk mengumumkan kepada penumpang pesawat bahwa merokok dilarang di toilet; pemasangan asbak di lokasi tertentu; dan inspeksi berulang untuk memastikan bahwa pintu tempat sampah toilet berfungsi dengan benar".

Pada tahun 1988, Presiden Ronald Reagan menandatangani undang-undang yang melarang merokok di semua penerbangan domestik dengan durasi kurang dari dua jam. Pada 25 Februari 1990,

Presiden George H.W. Bush memperluas larangan tersebut ke hampir semua penerbangan domestik kecuali untuk penerbangan tertentu yang berlangsung lebih dari enam jam.

Delta Air Lines adalah maskapai AS pertama yang melarang merokok di semua penerbangannya pada 1994, dan British Airways mengikutinya pada 29 Maret 1998. Sementara itu, Air Canada memperkenalkan kebijakan bebas rokoknya sendiri di semua penerbangan pada tahun 1990.

Pada tahun 2000, Presiden Bill Clinton menandatangani undang-undang yang melarang merokok di semua penerbangan domestik dan internasional di AS.

Maskapai penerbangan dan negara-negara lain di seluruh dunia mengikuti langkah tersebut. Maskapai penerbangan di Jepang melarang merokok di penerbangan internasional pada Maret 1999.

Turkish Airlines juga melarang merokok di semua penerbangannya pada tahun yang sama. Pada tahun 1997, Uni Eropa (UE) melarang merokok di semua penerbangan untuk negara-negara anggotanya. Australia melarang merokok di semua penerbangannya mulai tahun 1996.

Dua negara terakhir yang memberlakukan larangan merokok di dalam pesawat adalah Kuba (pada tahun 2014), dan Tiongkok, yang baru mengumumkan larangan merokok di semua penerbangan pada tahun 2017 dan masih memberi maskapai penerbangannya waktu dua tahun untuk mematuhinya.


------

Artikel ini ditulis oleh Hari Suroto. Penulis bekerja di Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Utara.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads