Bikin Konten Candaan Iran Serang Gedung Putih, Pramugari di AS Dipecat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bikin Konten Candaan Iran Serang Gedung Putih, Pramugari di AS Dipecat

CNN Indonesia - detikTravel
Senin, 27 Apr 2026 11:20 WIB
Ilustrasi pramugari
Ilustrasi pramugari (Getty Images/iStockphoto/Svitlana Hulko)
Jakarta -

Seorang pramugari maskapai American Airlines Jasmine kehilangan pekerjaan karena konten yang dibuat di akun media sosial. Dia bilang konten yang bermasalah adalah soal candaan tentang penyerangan Iran ke Gedung Putih.

Pramugari bernama Jasmine yang juga seorang influencer dengan akun Instagram @jastinations dan @jumpseatjasmine itu mengisahkan pemecatannya melalui video unggahan terbaru. Dalam video itu, pramugari yang berbasis di Philadelphia tersebut membeberkan kronologi dan alasan soal pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diterimanya pada Maret 2026.

Dia mengatakan alasan utama yang tertera dalam surat pemecatannya adalah video yang diunggah terkait perang dengan Iran. Di dalam video itu dia menyelipkan candaan mengenai serangan ke Gedung Putih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut bahwa konten dalam video tersebut sebagai puncak gunung es. Dia bilang ada berbagai pelanggaran standar operasional (SOP) lain yang berkontribusi, seperti tatanan rambut dan kuku yang tidak sesuai aturan, hingga tato yang terlihat jelas saat bertugas.

ADVERTISEMENT

Jasmine mengaku bertanggung jawab penuh atas tindakannya. Dia berdalih hanya ingin membuat konten pramugari yang unik dan menjadi dirinya sendiri, mengikuti tren rekan sejawatnya.

Memulai karier di PSA (anak perusahaan regional American Airlines) pada 2021 sebelum pindah ke maskapai utama, ia mengungkapkan bahwa profesi pramugari memang bukan rencana jangka panjangnya.

"Penerbangan 'gratis' pertama yang saya ambil adalah untuk menemani ibu saya melepas alat bantu hidup. Sejak itu, saya merasa pekerjaan ini memiliki energi negatif bagi saya," ungkapnya seperti dilansir One Mile At a Time.

Alih-alih bersedih, ia menyebut pemecatan ini sebagai "berkat terbesar" dalam hidupnya. Hal ini memberinya keberanian untuk terjun sepenuhnya sebagai kreator konten purna waktu, impian yang selama ini diidamkannya.

Terkait komentar miring netizen yang menyebut pemecatannya sebagai "karma" setelah perselisihannya dengan seseorang bernama "Ashley" pada 2023. Persoalan itu dibahasnya pada pada 2025.

Dia menutup pernyataannya dengan rasa syukur kepada American Airlines yang telah memberinya kesempatan menjalin pertemanan luas dan membangun basis pengikut di media sosial hingga saat ini.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads