Mengagumi Karya Andra Matin di Artotel Leguna Magelang, Terinspirasi Borobudur

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengagumi Karya Andra Matin di Artotel Leguna Magelang, Terinspirasi Borobudur

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Senin, 27 Apr 2026 15:04 WIB
Artotel Leguna Magelang
Artotel Leguna Magelang (dok. Artotel)
Magelang -

Andra Matin, seorang arsitek terkenal menjadi sosok di balik megahnya bangunan Artotel Leguna Magelang. Konon, dia terinspirasi dari stupa candi Borobudur.

Tak seperti hotel yang biasa-biasa saja, Artotel Leguna Magelang berdiri megah dengan keunikan bangunannya. Dari fasad depan, hotel berbentuk persegi ini menghadap ke empat penjuru kota Magelang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukan tanpa alasan, sang arsitek, Andra Matin menganggap hotel ini layak mendapatkan pemandangan indah kota Magelang lewat keempat sisinya dan gunung-gunung yang mengelilinginya.

"Kota Magelang itu tidak flat, tapi dia berbukit. Kemudian ada beberapa gunung sekitar sini yang pemandangannya sangat bagus. Kenapa kamar-kamar di hotel ini menghadap hampir ke empat sisi, karena keempat sisinya bagus semua," ungkap Andra Matin, Sabtu (25/4).

ADVERTISEMENT

Saat mendesain, Artotel Leguna Magelang, Andra Matin juga terinspirasi dari kemegahan candi Borobudur yang tidak ada duanya. Andra menerjemahkan kekagumannya lewat desain atrium berbentuk oval yang menjulang di bagian tengah-tengah hotel.

Artotel Leguna MagelangArtotel Leguna Magelang Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Atrium oval itu berbentuk meruncing ke atas, dimulai dari lantai mezanin hingga bagian atap yang ditutup kaca transparan, sehingga memungkinkan cahaya alami bisa masuk ke area lobby hotel.

Makin ke atas, bentuk struktur itu makin mengerucut sampai ke puncaknya. Di sekeliling struktur itu, terdapat lubang-lubang berbentuk segitiga yang letaknya tidak beraturan. Ada juga platform seperti balkon yang menjorok ke tengah dan ternyata bisa jadi lokasi foto-foto para tamu.

Artotel Leguna MagelangArtotel Leguna Magelang Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Andra Matin pun memiliki penjelasan terkait struktur unik yang dia ciptakan tersebut. Menurut dia, struktur itu terinspirasi dari stupa candi Borobudur.

"Saya membayangkan kita ada di dalam suatu stupa di Borobudur, dimana stupa itu manifestasinya adalah perluasan lobby yang sangat tinggi. Kemudian di atas itu ada celah, ada lubang dimana sinar masuk ke dalam supaya menerangi area seluruhnya, dengan demikian daerah situ menjadi sangat puitis dan megah," jelas Aang, sapaan akrabnya.

Artotel Leguna MagelangArtotel Leguna Magelang Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

"Orang akan suprise ketika masuk dan melihat ruang itu. Kami memberikan jendela-jendela kecil yang tidak teratur supaya mengaburkan masing-masing lantai, jadi nggak ketahuan itu berapa lantai dan dimana lantai berada, jadi kayak acak, sangat scluptureal. Jadi inilah Artotel, hotel yang ada art-nya," terang dia.

Saya termasuk orang yang merasa sangat takjub ketika pertama kali melihat struktur unik itu berada di tengah-tengah hotel.

Bentuknya mengingatkan saya terhadap Pantheon, bangunan kuil bersejarah di Roma dengan kubah berbentuk bulat dan mempunyai lubang di bagian tengahnya. Namun di Artotel Leguna Magelang ini, lubang tersebut ditutup oleh kaca sehingga aman ketika ada hujan.

Artotel Leguna MagelangArtotel Leguna Magelang Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Keunikan lain dari karya Andra Matin di Artotel Leguna Magelang adalah pada fasad luarnya. Jendela berbentuk segitiga dengan tidak beraturan tampak menghiasi hotel tersebut.

Lagi-lagi Andra Matin menyebut inspirasi jendela itu diambil dari candi Borobudur. Bukaan jendela di hotel itu sengaja dibuat agar sirkulasi udara bisa lebih lancar dan hotel tidak memerlukan AC di bagian koridornya.

"Jendela-jendela di luar juga inspirasinya dari Borobudur, dari stupa dan arca borobudur, supaya lebih hemat energi, dengan ada sinar dari atas, koridor kamar itu juga tidak menggunakan AC. Angin bisa lewat di koridor, kita mengurangi cost dari operasional, itu kira-kira alasan bentuk ekspresi dari Artotel ini," pungkas Andra Matin.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads