Artotel Leguna Magelang Incar Pasar Milenial hingga Akmil

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Artotel Leguna Magelang Incar Pasar Milenial hingga Akmil

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Selasa, 28 Apr 2026 16:07 WIB
Artotel Leguna Magelang
Area resepsionis Artotel Leguna Magelang (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)
Magelang -

Berdirinya Artotel Leguna Magelang bukan tanpa alasan. Mereka mengincar pasar kalangan milenial hingga keluarga Akademi Militer (Akmil) yang kangen dengan Magelang.

Magelang menjadi tuan rumah bagi jaringan Artotel Group dengan hadirnya Artotel Leguna Magelang, properti yang ke-104 di seluruh Indonesia. Magelang dipilih karena kota ini memiliki potensi dan keindahan tersendiri.

General Manager (GM) Artotel Leguna Magelang, Rico Setiawan menyebut hadirnya hotel ini mengincar pasar yang mixed alias campuran, dari kalangan generasi milenial, gen Z hingga pemerintahan. Lebih dari itu, Artotel Leguna Magelang juga ingin membangun kedekatan dengan komunitas lokal Magelang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Artotel ini kan sangat lekat dengan seni, dengan komunitas, dengan daerah dimana hotel itu dibangun. Kita memang memberdayakan masyarakat lokal, komunitas lokal supaya bisa berkolaborasi dengan hotel. Kolaborasi dengan komunitas itulah yang nantinya kita bisa menghadirkan bisnis yang lebih besar," ucap Rico, Sabtu (25/4).

ADVERTISEMENT

Soal segmen, Artotel Leguna Magelang masih mengutamakan dari sektor pemerintahan dan juga swasta, tapi tidak menutup juga potensi dari pasar lainnya, mengingat lokasi Magelang yang berada di tengah-tengah.

"Magelang ini juga kan di tengah-tengah antara Jogja dan Semarang. Kita stealing market dikit-dikit dari dua kota yang sudah lebih mature. Sekarang ini Magelang juga menjadi salah satu destinasi, dimana orang sudah mulai Jogja macet nih, udah terlalu padat, Semarang juga terlalu padet. Nah konsep slow living Magelang ini yang jadi daya tarik," terang Rico.

Artotel Leguna MagelangArtotel Leguna Magelang Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Menurut Rico, Magelang memiliki karakter yang berbeda dengan Semarang maupun Jogja. Masih banyak yang bisa dieksplor di Magelang dengan candi Borobudur sebagai ikonnya.

"Beda karakter antara Jogja, Semarang dan Magelang. Magelang its very different, walaupun satu rumpun. Kita bisa sarapan di pasar, nggak ada macet, bulan-bulan Oktober, November, Desember bahkan kabut turun di kota Magelang. It's very beautiful. Udaranya masih bersih, banyak yang bisa dieskplor," ungkap Rico.

Incar Pasar Akmil

Selain itu, Magelang juga merupakan rumah bagi Akademi Militer (Akmil). Lembaga pendidikan yang banyak melahirkan tentara terbaik itu setiap tahunnya menggelar acara besar, otomatis kebutuhan akan hotel besar juga dan berusaha digaet oleh Artotel.

"Kalau bicara segmen, selain pemerintahan pasti, kemudian Akademi Militer dengan kegiatan-kegiatan retreat, wisuda dan sebagainya itu juga sangat banyak di Magelang. Yang sekolah Militer ini kan sudah jadi orang besar, tapi kangen buat balik ke sini untuk nostalgia. Itu juga jadi salah satu market kita, selain yang umum-umum," pungkas Rico.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads