Seorang pendaki yang sudah berusia 84 tahun dinyatakan hilang saat mendaki gunung Batukaru di Tabanan, Bali. Sampai kini, keberadaannya masih belum ditemukan.
Pendaki lansia berinisial MD (84) itu dilaporkan hilang di jalur pendakian Gunung Batukaru, Tabanan pada Sabtu (25/4). Korban mendaki gunung itu tidak sendirian.
Korban bersama 13 orang lainnya berniat melakukan pendakian gunung Batukaru dengan menempuh jalur dari Pura Jatiluwih, Banjar Dinas Sarinbuana, Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata membenarkan kabar tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, rombongan yang berjumlah 14 orang melakukan pendakian pada hari Sabtu, sekitar pukul 07.30 Wita.
Kemudian sekitar pukul 15.00 Wita, sebanyak 10 orang tiba di puncak, namun empat lainnya tertinggal di belakang termasuk korban.
Selang beberapa saat, keempat orang tersebut memutuskan kembali ke Pura Jatiluwih lantaran tidak kuat untuk melanjutkan pendakian.
Dalam perjalanan kembali ke Pura Jatiluwih, MD yang diketahui asal Banjar Sigaran, Desa Jegu, Penebel lantas mendahului saksi.
Sayangnya, sekitar pukul 18.30 Wita saksi yang telah sampai di Pura Jatiluwih dan tidak melihat keberadaan MD.
"Sekira pukul 20.15 Wita semua rombongan tiba di Pura Jatiluwih dan tidak ada yang melihat korban di sepanjang jalur pendakian," bebernya.
Insiden ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib. Mengingat hari sudah gelap, pihak BPBD dibantu relawan bergegas mencari keberadaan MD.
"Kemudian pada hari Minggu pukul 08.00 Wita, dilakukan pencarian oleh tim yang melibatkan Personil Polres Tabanan, Polsek Selemadeg, BPBD, Basarnas dan relawan," pungkasnya.
---------
Artikel ini telah naik di detikBali.











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa