Liburan Murah di Jakarta! Main Perahu Bebek di Setu Babakan Mulai Rp10 Ribu

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Liburan Murah di Jakarta! Main Perahu Bebek di Setu Babakan Mulai Rp10 Ribu

Hans Wilhem Michelson - detikTravel
Jumat, 01 Mei 2026 14:03 WIB
Setu Babakan, Perkampungan Budaya Betawi, menawarkan liburan tenang di Jakarta. Nikmati perahu kayuh dan suasana danau yang damai dengan harga terjangkau.
Foto: Hans Wilhem
Jakarta -

Mencari tempat liburan yang terjangkau dan tenang di Jakarta? Setu Babakan, Perkampungan Budaya Betawi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, bisa menjadi pilihan yang ideal.

Selain kekayaan budayanya, pengunjung dapat menikmati suasana tepi danau yang tenang sambil menjelajahi perairan dengan perahu kayuh, yang sering disebut sebagai perahu bebek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikTravel, deretan perahu dayung yang berwarna-warni, dirancang menyerupai makhluk-makhluk menawan seperti singa laut, kuda laut, dan pelikan, ditambatkan dengan aman di tepi setu dikelilingi oleh pepohonan hijau.

Pengunjung terlihat dengan gembira mengayuh perahu mereka melintasi perairan Danau Setu Babakan yang tenang. Bagi yang penasaran untuk menjelajahi objek wisata ini, tim detikTravel telah mengumpulkan semua informasi penting langsung dari sumbernya!

ADVERTISEMENT

Harga dan Kapasitas


Objek wisata air ini menawarkan pengalaman yang terjangkau. Ati, yang bekerja di loket tiket Setu Babakan, menjelaskan bahwa pembayaran ditentukan berdasarkan per orang, bukan per perahu.


1. Dewasa/Remaja (13 tahun ke atas): Rp15.000 per orang.
2. Anak-anak (3-13 tahun): Rp10.000 per orang.
3. Batita (Di bawah 3 tahun): Gratis.

"Satu unit ini kapasitasnya paling banyak maksimal empat orang, (terdiri dari) dua dewasa dan dua anak-anak," ujar seorang petugas di loket wisata, Ati.

Untuk anak-anak, pihak pengelola mewajibkan pendampingan orang dewasa. "Kalau lagi ramai itu, harus ada dewasanya minimal satu orang. Anak-anak nggak bisa naik sendiri kalau lagi ramai," tegasnya.

Untuk pembayarannya, pengunjung bisa menggunakan uang tunai (cash) atau transfer bank atau QRIS, namun saat dikunjungi detikTravel, beberapa waktu lalu, sistem pembayaran QRIS di lokasi sedang mengalami kendala.

Jam Operasional


Wahana sepeda air Setu Babakan beroperasi setiap hari dengan pembagian waktu yang unik. Pengelola menerapkan jam istirahat khusus pada siang hari.

1. Sesi Pagi: Pukul 08.00 WIB - 11.00 WIB.
2. Istirahat Dzuhur: Pukul 11.00 WIB - 13.00 WIB.
3. Sesi Sore: Pukul 13.00 WIB - 16.30 WIB.

"Kita kan Dzuhur nggak boleh di dalam air. Iya, jadi buka lagi jam satu sampai setengah lima sore," jelas Ati.

Sebagai langkah proaktif untuk melindungi para pengunjung, pengelola telah menugaskan enam anggota staf lapangan untuk bertindak sebagai tim rescue, bersama dengan dua petugas loket tiket yang bertugas mengawasi 20 perahu yang saat ini beroperasi.

Pemeliharaan rutin perahu dilakukan setiap minggu, yang meliputi pengurasan air yang tergenang dan perbaikan kebocoran jika diperlukan. Pihak pengelola terus memantau dengan cermat perubahan kondisi cuaca.

"Udah warning agak gelap, ada suara petir, kita langsung cut (tutup) dulu sementara. Nanti kalau udah agak cerah lagi baru kita buka lagi," tambah Ati memastikan keamanan pengunjung.

Jika traveler ingin suasana yang lebih sepi dan tenang, datanglah pada hari kerja (weekdays). Ati menuturkan bahwa tingkat kunjungan saat ini memang mengalami sedikit penurunan, terutama pada hari biasa yang pemasukannya berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 500.000 saja dan biasanya baru mulai ada pengunjung saat sore hari.

Kepadatan pengunjung biasanya baru terlihat saat akhir pekan (Sabtu-Minggu), di mana jumlah wisatawan yang menyewa perahu bisa mencapai ratusan orang.




(ddn/ddn)
Travel Highlights
Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikTravel
Kampung Ismail Marzuki
Kampung Ismail Marzuki
5 Konten
Kampung Ismail Marzuki berada di Setu Babakan, menjadi pusat pelestarian budaya Betawi di Jakarta Selatan. Di kawasan ini, pengunjung bisa melihat rumah adat Betawi, menikmati kuliner khas, serta menyaksikan berbagai pertunjukan tradisional Betawi.
Artikel Selanjutnya
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads