Jumlah Turis Asing Melancong ke RI Naik, Terbanyak dari Malaysia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Detik Pagi

Jumlah Turis Asing Melancong ke RI Naik, Terbanyak dari Malaysia

Trypama Randra - detikTravel
Selasa, 05 Mei 2026 07:58 WIB
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung diawal tahun mengalami kenaikan. Angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan, atau naik 10,50% dibanding Maret 2025.

"Rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan pada triwiulan I 2026 mencapai US$ 1.345,61, dengan rata-rata lama tinggal 10,84 malam," ungkap Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Secara kumulatif, pada periode Januari-Maret 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 3,44 juta kunjungan, atau sekitar 8,62% lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2025 (c-to-c).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Paling Banyak dari Malaysia

Berdasarkan kebangsaan, wisman berkebangsaan Malaysia masih menduduki peringkat pertama yang berkunjung ke Indonesia pada Maret 2026, sebesar 186,53 ribu kunjungan (17,14%), diikuti oleh Australia 130,72 ribu kunjungan (12,01%), dan Singapura 102,82 ribu kunjungan (9,45%).

BPS juga mencatat adanya kenaikan wisatawan berkebangsaan India yang berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali. Jumlah kunjungan wisatawan berkebangsaan India pada Januari-Maret 2026 tercatat 157,10 ribu kunjungan, naik 3,90% dibandingkan Januari-Maret 2025 (c-to-c).

ADVERTISEMENT

Secara bulanan, jumlah kunjungan wisatawan berkebangsaan India mencapai 53,80 ribu kunjungan pada Maret 2026, naik 1,26% dibandingkan bulan sebelumnya (m-to-m). Wisatawan tersebut rata-rata menghabiskan waktu di Indonesia selama 7,02 malam.

"Pada Maret 2026, total kunjungan wisatawan asal India ke Indonesia tercatat sejumlah 53,80 ribu kunjungan, dan sebagian besar masuk melalui bandar udara Ngurah Rai, sebesar 42,46 ribu kunjungan atau 78,92% dari total wisatawan asal India yang masuk ke Indonesia," ungkap Amalia.

Cerminan Terjaganya Kepercayaan Indonesia Sebagai Destinasi Wisata

Sementara itu, Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad, menilai peningkatan kunjungan wisman ini mencerminkan terjaganya kepercayaan wisatawan asing terhadap Indonesia sebagai destinasi wisata.

"Kalau wisatawan mancanegara tumbuh berarti kan kepercayaan luar masih bagus, bahwa Indonesia masih relatif baik untuk kedatangan wisatawan. Kenapa ini terjadi? Kemungkinan beberapa wilayah yang selama ini daya tariknya belum begitu positif di tahun 2025, ini mulai bangkit terutama dari beberapa negara wisatawan," ungkap Tauhid kepada detikcom, Senin (4/5/2026).

Selain itu, kontribusi wisatawan dari beberapa negara utama seperti Australia, Malaysia, Rusia, Jepang, China, dan India turut menjadi faktor pendorong. Menurutnya, tren ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata nasional.

"Kalau 1 juta ya sudah rata-rata lah tapi belum tinggi sekali kalau Tinggi sekali itu sudah menegakkan 1,5 juta per bulan Sehingga target kita sekitar 13-15 juta wisatawan per tahun itu bisa dicapai," jelasnya.

Saksikan informasi selengkapnya hanya di program detikPagi edisi Selasa (5/5/2026). Nikmati terus menu sarapan informasi khas detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"

(vrs/vrs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads