Thailand Ketuk Pintu Indonesia buat Garap Wellness Tourism Bersama-sama

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Thailand Ketuk Pintu Indonesia buat Garap Wellness Tourism Bersama-sama

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 06 Mei 2026 17:14 WIB
Pembicaraan terkait Wellness Hub Thailand: The Land of Life di Kedutaan Besar Thailand untuk Indonesia, Selasa (5/5/2026)
Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)
Jakarta -

Thailand mendorong kolaborasi dengan Indonesia dalam pengembangan wellness tourism. Terdapat banyak kesamaan dari kedua negara yang menjadikan kerja sama itu sangat potensial.

Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Prapan Disyatat, menyebut sempat melakukan perbincangan dengan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, namun belum pada tahap kerja sama. Masih dalam pembahasan yang umum.

"Kami sudah membahas peluang kolaborasi, tetapi masih sebatas umum dan belum mengarah ke kerja sama yang spesifik. Bidang ini punya potensi untuk dikerjakan bersama, namun perlu dibahas lebih lanjut, terutama soal bagaimana pelaksanaannya," kata Dubes Prapan kepada awak media di Kantor Kedutaan Besar Thailand, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menilai kesamaan kekuatan Thailand dan Indonesia di sektor wellness justru membuka ruang kolaborasi, bukan persaingan. Kedua negara sama-sama memiliki kekayaan alam, termasuk herbal dan rempah, yang bisa dimanfaatkan untuk layanan kesehatan berbasis pencegahan dan juga pariwisata berbasis kesehatan.

ADVERTISEMENT

"Thailand atau Indonesia punya sumber daya alam yang melimpah, terutama untuk tanaman herbal dan rempah-rempah. Ini bisa dimanfaatkan untuk wellness, ini jadi salah satu hal yang potensial yang bisa dikembangkan bersama-sama," ungkapnya.

Di sisi lain, Thailand terus mempromosikan diri sebagai pusat wellness global melalui program 'Wellness Hub Thailand: The Land of Life'. Dalam kegiatan di Kantor Kedubes Thailand, representatif Pemeirntah Thailand itu membawa pusat layanan kesehatan preventif asal Bangkok, Bangkok Dusit Medical Services (BDMS), untuk memetakan potensi tersebut.

BDMS Wellness Clinic menjelaskan konsep wisata kesehatan yang menggabungkan layanan medis preventif dengan pengalaman relaksasi. CEO BDMS Wellness Clinic, Dr. Tanupol Virunhagarun, mengatakan Thailand menawarkan pendekatan menyeluruh, mulai dari meditasi, yoga, hingga spa dan retret alam.

"Thailand tidak hanya menawarkan tempat berlibur, tetapi juga pengalaman untuk memulihkan kesehatan tubuh dan pikiran secara menyeluruh," ungkap Dr. Tanupal yang akrab disapa Dr. Em.

Thailand juga melihat Indonesia sebagai pasar potensial, seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan preventif akibat tingginya kasus penyakit tidak menular.

Dengan peluang tersebut, kerja sama kedua negara dinilai dapat memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai destinasi wisata kesehatan dunia.

"Jadi kami percaya bahwa ini adalah hal-hal dasar manusia yang mereka butuhkan, itulah sebabnya kami mencoba membuat hal ini, proyek 'Wellness Hub Thailand'," ujarnya.




(upd/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads