Sebanyak 13 pejabat, termasuk tiga menteri Israel menyerukan agar warga Israel ramai-ramai menyerbu Masjid Al Aqsa pada Jumat (15/5) pekan depan.
Seruan itu disampaikan untuk memperingati peristiwa pendudukan Israel atas Yerusalem Timur yang terjadi lima dekade silam.
Dilansir dari Anadolu Agency, Israel merayakan "Hari Yerusalem" dan "penyatuan kembali" kota milik Palestina tersebut setiap tahunnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kalender Ibrani, perayaan itu tahun ini jatuh pada 15 Mei mendatang. Israel diketahui telah menduduki Yerusalem Timur sejak 1967.
Tanggal 15 Mei juga bertepatan dengan peringatan Nakba, peristiwa pengusiran paksa ratusan ribu warga Palestina dari tanah mereka sendiri.
Menurut Radio Angkatan Darat Israel, belasan anggota parlemen Knesset dan menteri meminta supaya Masjid Al Aqsa dibuka untuk umat Yahudi.
Para menteri Israel yang terlibat, yakni Menteri Komunikasi Shlomo Karhi, Menteri Olahraga Miki Zohar, dan Menteri Urusan Diaspora Amichai Chikli.
Berdasarkan laporan radio tersebut, polisi Israel kemungkinan akan menolak permintaan itu. Namun, para pejabat sayap kanan menyatakan keputusan akhir akan berada di tangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Masjid Al Aqsa adalah situs suci ketiga di dunia bagi umat Islam. Kompleks ini juga salah satu situs suci bagi Yahudi karena dianggap sebagai lokasi dua kuil Yahudi di masa lalu.
Rabi-rabi sejak lama melarang umat Yahudi berkunjung ke Temple Mount karena menganggap situs itu amat suci.
Namun sejak 2003, polisi Israel mengizinkan Yahudi memasuki Masjid Al Aqsa, bahkan setiap hari, kecuali Jumat dan Sabtu.
Berdasarkan status quo, Yahudi dan Muslim boleh berkunjung ke kompleks Masjid Al Aqsa. Namun, Yahudi dilarang beribadah di kawasan tersebut.
--------
Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong