Menantikan Kolaborasi Thailand-RI di Sektor Wellness Tourism

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menantikan Kolaborasi Thailand-RI di Sektor Wellness Tourism

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 06 Mei 2026 20:46 WIB
Ilustrasi wisata kesehatan
Ilustrasi wellness tourism (Getty Images/lzf)
Jakarta -

Peluang kerja sama antara Thailand dan Indonesia di sektor wellness tourism dinilai terbuka lebar. Keberagaman yang dimiliki bisa menjadi nilai untuk menciptakan ekosistem yang memadai.

Hal itu disampaikan Duta Besar Thailand untuk RI, Prapan Disyatat, dalam wawancara bersama awak media di Kantor Kedutaan Besar Thailand di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya Thailand dan Indonesia memiliki kekuatan yang saling melengkapi. Thailand dikenal sebagai salah satu destinasi wellness dunia, sementara Bali juga memiliki reputasi kuat di sektor tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesamaan ini, kata Prapan, bukan untuk bersaing, melainkan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. "Thailand atau Indonesia punya sumber daya alam yang melimpah, terutama untuk tanaman herbal dan rempah-rempah. Ini bisa dimanfaatkan untuk wellness, ini jadi salah satu hal yang potensial yang bisa dikembangkan bersama-sama," jelas duta besar Thailand itu.

ADVERTISEMENT

Selain potensi sumber daya, dukungan infrastruktur juga dinilai penting untuk mendorong kerja sama. Prapan menyoroti perlunya peningkatan konektivitas, khususnya antara Bali dan Thailand, serta kemudahan visa bagi wisatawan.

"Semua kembali pada pemerintah, apakah regulasinya bisa difasilitasi atau tidak. Jika sudah tersedia, peluangnya akan terbuka. Industri pariwisata akan tetap bisa bersaing sekaligus berkolaborasi," jelas Dubes Prapan.

Saat ini, Thailand telah mengembangkan sektor wellness secara luas, tidak hanya layanan kesehatan, tetapi juga mencakup perawatan kecantikan, operasi kosmetik, hingga program anti-penuaan.

Dubes Prapan menegaskan negaranya ingin terus memperkuat posisi sebagai destinasi wellness global dan terbuka untuk kerja sama internasional, termasuk dengan Indonesia.

Hal itu juga diperkuat dengan program 'Wellness Hub Thailand: The Land of Life'. Di mana Thailand sebagai destinasi wellness tourism unggulan dunia, menggabungkan sumber daya alam, budaya, dan juga pelayanan medis yang mutakhir.

CEO BDMS Wellness Clinic, Dr. Tanupol Virunhagarun, mengatakan bahwa Thailand tidak hanya menawarkan tempat berlibur, tetapi juga pengalaman untuk memulihkan kesehatan tubuh dan pikiran secara menyeluruh, seperti melalui meditasi hingga yoga. Masih banyak hal lainnya lagi yang mampu menunjang pariwisata berbasis kesehatan.

"Mereka adalah aset tak ternilai yang menyatu secara harmonis, dalam pengalaman wisata wellness global dan membentuk fondasi penting bagi Thailand untuk benar-benar menjadi 'The Land of Life'," kata Dr. Tanupol.




(upd/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads