Cuaca Buruk-Angin Kencang, Wisatawan Berlindung-Rebahan di Toilet

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cuaca Buruk-Angin Kencang, Wisatawan Berlindung-Rebahan di Toilet

Femi Diah - detikTravel
Kamis, 07 Mei 2026 11:15 WIB
Tangga di Gunung Taishan, China
Gunung Taishan (Bruno Perousse/Gamma-Rapho via Getty)
Jakarta -

Ribuan turis yang mendaki Gunung Taishan, China, terpaksa berlindung di dalam toilet umum setelah kawasan itu diterpa hujan deras dan angin kencang. Area wastafel di dalam toilet penuh sesak oleh wisatawan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/5/2026) malam waktu setempat. Turis-turis itu berhimpitan, berdiri, duduk, bahkan ada yang tiduran di atas lantai yang sepanjang malam demi menghindari cuaca ekstrem di luar.

Melansir VN Express, laporan dari situs berita lokal Jimu News menyebutkan bahwa karena keterbatasan pilihan, banyak pendaki terpaksa berlindung di dalam toilet di sepanjang jalur pendakian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial China. Saat hujan dan angin besar itu, suhu udara turut merosot tajam.

Kondisi itu disebut-sebut disebabkan karena fasilitas berteduh untuk wisatawan sudah tidak mencukupi untuk menampung pengunjung selama periode libur Hari Buruh. Di tengah kekacauan tersebut, restoran dan hotel juga memasang harga tinggi buat wisatawan.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan laporan Sina, para pengunjung harus membayar antara 60 hingga 100 yuan atau sekitar Rp 135 ribu-Rp 225 ribu hanya untuk bisa beristirahat. Adapun, fasilitas sleeping pod bergaya kapsul dibanderol dengan harga mencapai 400 yuan atau sekitar Rp 900 ribu per malam.

Pihak berwenang menyatakan bahwa jumlah pengunjung memang naik tajam selama masa liburan, meskipun kawasan itu sedang diterpa cuaca buruk yang membuat matahari terbit hampir mustahil untuk dilihat.

Otoritas setempat mengimbau turis untuk selalu mengecek ramalan cuaca dan memastikan akomodasi sebelum melakukan pendakian malam hari.

Insiden itu memicu diskusi luas di jagat maya mengenai ketidaksiapan infrastruktur dalam menghadapi lonjakan wisatawan pada periode puncak atau peak season. Periode itu terjadi selama libur Hari Buruh yang dimulai 1 Mei lalu dan berlaku selama lima hari. Banyak warga memilih perjalanan darat atau road trip di dalam negeri karena tingginya biaya bahan bakar avtur yang menghambat minat liburan ke luar negeri.

Gunung Taishan di Provinsi Shandong adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang diakui sejak 1987. Gunung itu dianggap sebagai yang paling utama dari "Lima Gunung Agung" di China dan telah menjadi pusat kepentingan spiritual serta politik selama lebih dari 3.000 tahun.




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads