Taman Safari Indonesia Ikut Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Taman Safari Indonesia Ikut Lelang Pengelolaan Kebun Binatang Bandung

Femi Diah - detikTravel
Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB
Bandung Zoo disegel
Bandung Zoo (Rifat Alhamidi/detikJabar)
Jakarta -

Taman Safari Indonesia (TSI) bakal mengikuti lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung. Langkah itu ditempuh sebagai upaya memperkuat konservasi dan tata kelola lembaga satwa di Indonesia.

TSI telah mengikuti tahapan awal yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bandung, termasuk berpartisipasi dalam forum Market Sounding. Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Bandung menyampaikan rencana tindak lanjut proses pengelolaan. Namun hingga saat ini, TSI masih menunggu kejelasan resmi mengenai tahapan berikutnya.

TSI berharap proses tersebut dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang setara bagi pihak-pihak yang memiliki kapasitas serta komitmen terhadap pengelolaan lembaga konservasi secara profesional dan berkelanjutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagi kami, pengelolaan lembaga konservasi bukan semata persoalan operasional, tetapi juga amanah jangka panjang yang berkaitan dengan kesejahteraan satwa, aspek edukasi publik, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan institusi. Karena itu, proses pengelolaan harus dilakukan secara prudent, terukur, dan mengedepankan kepentingan konservasi," kata Aswin Sumampau, Direktur Utama Taman Safari Indonesia, dalam rilis kepada detikTravel, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

Sebagai lembaga konservasi, TSI memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh satwa tersebut memperoleh standar perawatan, kesehatan, dan kesejahteraan yang sesuai dengan prinsip animal welfare serta ketentuan konservasi yang berlaku. Tanggung jawab tersebut bukan semata kewajiban operasional, melainkan kepercayaan yang harus dijaga secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.

"Fokus utama kami adalah memastikan bahwa seluruh keputusan yang diambil tetap menempatkan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama, dengan tetap menghormati proses, kewenangan regulator, dan ketentuan yang berlaku," kata Aswin.

Dengan rekam jejak lebih dari 40 tahun dalam pengelolaan lembaga konservasi di Indonesia, TSI menilai Kebun Binatang Bandung memiliki potensi strategis untuk berkembang menjadi lembaga konservasi modern berstandar internasional, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan kedekatannya dengan masyarakat Kota Bandung.

TSI sekaligus menegaskan bahwa kepastian proses pengelolaan menjadi hal yang penting, mengingat saat ini terdapat sejumlah satwa yang dipercayakan negara kepada Taman Safari Indonesia dan ditempatkan di Kebun Binatang Bandung berdasarkan mekanisme yang berlaku.




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads