Saat Warga Bergaya Nyentrik Era Tahun 70-an Borong UMKM di Lebaran Depok 2026

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Saat Warga Bergaya Nyentrik Era Tahun 70-an Borong UMKM di Lebaran Depok 2026

Hans Wilhem Michelson - detikTravel
Kamis, 07 Mei 2026 16:47 WIB
Lebaran Depok 2026
Wali Kota Depok, Supian Suri di Lebaran Depok 2026 (Hans Wilhem/detikTravel)
Depok -

Perayaan Lebaran Depok tahun ini tampil menonjol dengan nuansa meriah dan uniknya. Banyak warga bergaya nyentrik dengan baju era tahun 1970-an.

Acara pelestarian budaya yang kini memasuki edisi ketujuh ini berhasil menonjolkan tradisi yang semarak dan rasa kebersamaan yang kuat yang menjadi ciri khas warga Depok, semuanya di bawah tema Depok Rumah Kita.

Acara yang berlokasi Alun-Alun Timur Jalan Boulevard Grand Depok City No 25, Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok ini menampilkan beragam busana unik yang memukau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota Depok, Supian Suri bahkan mengajak warga untuk mendukung produk UMKM lokal, sehingga menjadikannya destinasi wisata budaya yang wajib dikunjungi.

Sejak pukul 09.00 WIB, suasana meriah perayaan Lebaran Depok 2026 semakin semarak berkat peragaan busana yang berlangsung di atas karpet biru yang menyerupai catwalk di seluruh area padepokan.

ADVERTISEMENT

Para peserta kategori Forkopimda, DPRD, BUMN/Perbankan/Swasta, dan Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) Kecamatan, dengan percaya diri memamerkan beragam busana, mulai dari kebaya klasik hingga busana retro yang memikat.

Supian Suri dengan jenaka berkomentar dalam pidatonya bahwa persiapan busana-busana ini secara efektif telah menyibukkan banyak orang dengan dalih pelestarian budaya.

"Ke pasar penghabisan beli kebaya. Bapak Ibu tolong diliatin ini, udah habis-habisan beli kebaya," candanya membuka acara.

Ia juga menyoroti pakaian nyentrik para pejabat yang hadir, mulai dari gaya era 70-an milik Kepala Disporyata hingga gaya anggota DPRD yang disamakan dengan kiper nyentrik legendaris, Rene Higuita.

Lebaran Depok 2026Lebaran Depok 2026 Foto: Hans Wilhem/detikTravel

Tak sekadar ajang unjuk budaya dari KOOD, Lebaran Depok 2026 juga menjadi momentum dorongan bagi ekonomi kreatif. Supian Suri memberikan instruksi khusus yang disambut tepuk tangan riuh. Para pejabat dilarang pulang sebelum jajan!

"Khususnya para anggota dewan, para camat, para lurah, kepala perangkat daerah, jangan pulang dulu sebelum belanja UMKM!" tegasnya.

Ia mematok minimal pembelanjaan Rp 100.000 per orang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap produk UMKM Depok yang dinilainya memiliki kualitas kerajinan yang keren dan kuliner yang lezat.

Tahun ini, Lebaran Depok membawa pesan kuat tentang toleransi dan keberagaman lewat tema "Depok Rumah Kita" yang terpampang besar di panggung utama. Supian Suri mengajak seluruh warga dari berbagai latar belakang suku maupun agama untuk guyub, merasa memiliki, dan menjaga silaturahmi di Kota Depok.

Di penghujung sambutannya, Wali Kota Depok memberikan apresiasi khusus sekaligus sentilan jenaka untuk para influencer dan pembuat konten.

Ia berterima kasih karena mereka terus memviralkan keunikan Depok, seperti Car Free Day (CFD) yang beda dari kota lain. Namun, ia juga menitipkan satu pesan penting

"Jangan kita mengada-adakan yang sebetulnya di Depok itu tidak ada. Tidak ada pocong yang gentayangan. Tidak ada keranda terbang. Tidak ada babi ngepet," pungkas dia.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads