Tren Wisata Belanja di China Bergeser, Anak Muda Gemar Barang Impor

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tren Wisata Belanja di China Bergeser, Anak Muda Gemar Barang Impor

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Jumat, 08 Mei 2026 15:37 WIB
Ilustrasi pameran
Ilustrasi (dok. Istimewa)
Jakarta -

Tren wisata belanja di negara China menunjukkan perubahan yang menarik. Anak-anak muda di sana suka membeli barang impor.

Tren yang sekarang terjadi adalah anak muda di China suka berbelanja barang impor. Bahkan kegemaran itu tidak lagi menjadi barang yang dibeli untuk kesenangan dan berubah menjadi opsi rutin.

Para pakar menilai generasi muda China sekarang mulai berbelanja barang-barang yang didorong oleh kesenangan dan ikatan emosional. Kedatangan buah-buahan impor termasuk durian dan pomelo di China pun mengalami kenaikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Impor durian segar di China mencapai 7,49 miliar dolar AS, kebanyakan berasal dari Thailand dan Vietnam. Tentunya fenomena ini juga bisa dimanfaatkan oleh Indonesia.

Punya pasar lebih dari 280 juta penduduk dan potensi ekspor yang masif, tentu kebutuhan akan akses terhadap supplier berkualitas, teknologi terkini, dan inovasi menjadi krusial bagi para pelaku usaha di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Pameran berskala internasional MoreFood Expo Indonesia 2026 pun digelar di JIExpo Kemayoran Jakarta hingga Minggu (10/5) untuk menjembatani Indonesia dengan pasar internasional.

"MoreFood bukan sekadar pameran, tetapi sebuah gerakan untuk membuka peluang baru dan menghubungkan industri F&B Indonesia dengan pasar global," ucap Carrie Wang, GM Huamo Group, seperti dikutip Jumat (8/5/2026).

Menghadirkan lebih dari 1.200 pemasok internasional dan lokal, pameran ini menawarkan berbagai supplier bahan baku pangan, pengemasan, pengolahan makanan, produk siap saji, hingga solusi rantai pasok dari hulu ke hilir.

"Pameran ini adalah jembatan perdagangan yang memungkinkan kolaborasi dua arah antara Indonesia dan pasar global, menciptakan peluang bisnis yang saling menguntungkan," imbuh Wang Guo Ping, Pendiri dan Dirut Huamo Group.

Selain itu, ada berbagai aktivitas menarik di acara ini termasuk temu bisnis untuk membangun koneksi usaha jangka panjang serta konferensi bisnis dan seminar yang menghadirkan praktisi, manufaktur, dan asosiasi guna membahas strategi rantai pasok, peluang ekspor-impor, hingga inovasi produk.

"Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar, dan MoreFood hadir sebagai platform yang efisien dan terpercaya untuk mempertemukan supplier dan buyer," ujar Wolfgang Qi, Ketua Asosiasi Makanan Impor Guangdong dan Direktur Utama Worldex China Exhibitions.

Para pengunjung juga bisa menyicipi produk dan mengikuti peragaan memasak sebagai sarana demonstrasi langsung terhadap kualitas produk dari ratusan peserta pameran.

Menurut para analis, popularitas barang-barang impor menunjukkan meningkatnya permintaan akan keberagaman di kalangan konsumen China, serta dorongan dari negara tersebut untuk memperluas keterbukaan berstandar tinggi, yang menawarkan akses lebih besar ke pasar domestik kepada pemasok asing.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads