Untuk pertama kalinya setelah situasi di kapal pesiar MV Hondius, kapten kapal MV Hondius Jan Dobrogowski dengan emosional berterima kasih kepada kru-penumpang telah saling bergandengan tangan selama ini.
Dalam situasi yang sulit itu, Dobrogowski berucap kru dan penumpang begitu saling mengerti dan saling menguatkan satu sama lainnya.
"Yang paling menyentuh saya adalah kesabaran, disiplin, dan juga kebaikan hati yang kalian tunjukkan satu sama lain sepanjang perjalanan ini," kata Dobrogowski dalam videonya seperti dikutip dari New York Post, Selasa (12/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal pesiar asal Belanda itu tiba di Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol, pada Minggu pagi setelah wabah virus hanta memicu kekhawatiran global. Lebih dari 140 penumpang dan kru turun dari kapal setibanya di pelabuhan.
Dobrogowski mengatakan seluruh penumpang dan kru menunjukkan solidaritas selama wabah berlangsung. Ia juga memuji kru kapal yang tetap bekerja di tengah kondisi darurat.
"Saya melihat kepedulian, persatuan, dan keteguhan hati dari semua orang di kapal. Kru kami terus hadir dalam saat-saat paling sulit," ujarnya.
Kapten kapal pesiar MV Hondius, Jan Dobrogowski. (Tangkapan layar) |
Ia turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia akibat wabah tersebut. "Pikiran dan doa kami selalu bersama mereka yang sudah tidak bersama kita lagi," lanjutnya.
Sementara itu, 17 warga Amerika Serikat yang dievakuasi dari kapal telah tiba kembali di AS dan akan menjalani karantina serta pemeriksaan kesehatan di University of Nebraska Medical Center, Omaha.
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS menyebut satu penumpang dinyatakan positif virus hanta, sementara satu lainnya mengalami gejala ringan.
WHO merekomendasikan masa isolasi selama 42 hari bagi para penumpang kapal tersebut. Sebelumnya, sekitar 150 wisatawan mengikuti pelayaran ekspedisi dari Argentina menuju Antartika saat wabah mulai muncul di atas MV Hondius.
(upd/ddn)













































Komentar Terbanyak
'Dulu Ramai Sekali, Sekarang Sepi Seperti Kota Mati'
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?
Ribuan Vila Terancam Delisting, Pemerintah Tegaskan Bukan Mempersulit Usaha