Antisipasi Virus Hanta, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Traveler dari 4 Negara

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Antisipasi Virus Hanta, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Traveler dari 4 Negara

Antara - detikTravel
Rabu, 13 Mei 2026 10:48 WIB
Penumpang pesawat berjalan keluar dari terminal kedatangan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (24/3/2026). PT. Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat pergerakan arus balik Lebaran 2026 pada Selasa (24/3) men
Ilustrasi Bandara Soetta (Putra M. Akbar/Antara)
Jakarta -

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus Hanta. Salah satunya, pengetatan pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.

"Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi ada virus Hanta," kata Kepala BBKK Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini di Tangerang, dikutip dari Antara, Rabu (13/5/2026).

Dia mengatakan pengawasan khusus dilakukan terhadap penumpang udara dari empat negara, yakni Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan Panama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Naning mengatakan langkah tersebut merespons temuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atas kasus penularan terhadap tiga penumpang kapal pesiar yang tewas akibat virus Hanta.

"Jadi itu ada empat negara yang kami melakukan pengetatan ekstra kalau ada flight yang direct ke Soekarno-Hatta. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti kalau ada yang baru, tentunya kami akan menambahkan ataupun mengoreksi gitu," ujar dia.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan saat ini otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah kembali menerapkan standar kesehatan bagi pelaku perjalanan udara yang masuk ke Indonesia. BBKK juga akan melakukan langkah lanjutan, yaitu melakukan pemeriksaan oleh dokter, pendalaman pemeriksaan.

"Kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan. Yang pertama adalah melalui isian deklarasi kesehatan di aplikasi Satu Sehat. Dari situ kita nanti akan tahu risiko daripada pesawat itu, ada orang berisiko atau tidak. Yang kedua, begitu turun, itu ada pengamatan tanda dan gejala melalui thermal scanner dan observasi visual," kata dia.

Menurut Naning, di Bandara Soetta memiliki jalur khusus evaluasi untuk penyakit menular. Nantinya jika terdapat penyakit menular yang teridentifikasi pihaknya akan melakukan penanganan lebih lanjut.

"Kemudian kami juga punya namanya ambulans khusus penyakit menular. Karena orang yang kita bawa ini, yang mau kita rujuk ini adalah orang dengan penyakit menular," kata dia.

Dia mengimbau kepada pelaku perjalanan udara agar selalu waspada dan menjaga protokol kesehatan. Sebab, Hantavirus ini penularannya melalui urin, air liur, serta kontaminasi dari tikus.

"Yang jelas untuk mencegah penularan kasus ini adalah dengan menjaga protokol kesehatan dan penguatan imun tubuh," kata dia.




(fem/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads