Pendaki Sukabumi Tewas di Gunung Rinjani, Jatuh Pingsan di Bukit Penyesalan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pendaki Sukabumi Tewas di Gunung Rinjani, Jatuh Pingsan di Bukit Penyesalan

Sanusi Ardy W - detikTravel
Sabtu, 16 Mei 2026 11:11 WIB
Petugas gabungan dari TNGR saat melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki asal Jawa Barat yang meninggal dunia di kawasan Gunung Rinjani di Lombok.
Petugas gabungan mengevakuasi pendaki asal Jawa Barat yang meninggal di Gunung Rinjani (ANTARA/HO-Balai TNGR NTB.
Lombok Timur -

Seorang pendaki asal Sukabumi meninggal dunia di gunung Rinjani. Dia tiba-tiba jatuh dan pingsan di Bukit Penyesalan.

Pendaki bernama Endang Subarna (48) itu meninggal dunia saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (14/5). Endang tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri di jalur pendakian Rinjani via Sembalun, tepatnya di kawasan Bukit Penyesalan.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Lombok Timur Iptu Lalu Rusmaladi menjelaskan Endang memulai pendakian bersama 28 orang lainnya sekitar pukul 08.00 Wita melalui pintu masuk Kandang Sapi, Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian sekitar pukul 16.00 Wita, Endang beserta rombongan pendaki lainnya tiba di Bukit Penyesalan setelah menempuh perjalanan dari pos 3 jalur pendakian Sembalun.

"Di lokasi tersebut Endang Subarna tiba-tiba terjatuh di lokasi dan tidak sadarkan diri," jelas Lalu Rusmaladi, Jumat (15/5/2026).

ADVERTISEMENT

Mengetahui kejadian itu, treking organizer (TO) dan porter yang mendampingi Endang segera melapor ke Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Petugas TNGR bersama tim Edelweis Medical Help Center (EMHC) dari Pelawangan Sembalun kemudian menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Petugas sempat melakukan pemeriksaan dan tindakan pertolongan pertama berupa pijat jantung. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Endang selanjutnya dievakuasi menuju Pos 2 jalur pendakian untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Sekitar 30 menit petugas telah melakukan upaya penanganan namun belum ada tanda-tanda dari korban," terang Lalu Rusmaladi.

Setelah melalui pemeriksaan dokter Puskesmas Sembalun, Endang dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 19.20 Wita. Jenazah Endang kemudian dibawa ke RSUD Soedjono Selong.

"Korban mendapat pemeriksaan langsung dari dokter dari Puskesmas Sembalun dan dinyatakan yang bersangkutan telah meninggal dunia, jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Selong," pungkas Lalu Rusmaladi.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan mendalami kejadian tersebut. "Saat ini masih dilakukan pendalaman," pungkas Lalu Rusmaladi.


-------

Artikel ini telah naik di detikBali.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads