Pengunjung Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dihibur oleh aksi spesial pada Minggu (16/5/2025) sore. Lebih dari 1.000 penari dari berbagai usia mementaskan tarian khas Betawi.
Pertunjukan bertajuk Tari Massal Semarak Nandak Ondel-Ondel Betawi digelar di Plaza Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kemarin pukul 16.00 WIB. Gemulai gerakan berlenggak-lenggok 1.500 penari menyatu senyum manis mereka.
Beberapa tari yang ditampilkan dalam pertunjukan tarian masal ini diantaranya Tari Lenggang Cantik, Tari Sirih Kuning, Tari Kipas None dan Tari Masal Ondel-ondel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Acara Gempita Nusantara ini merupakan kerjasama dengan Taman Mini dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Taman Mini yang jatuh pada 20 April yang lalu. Kemudian, untuk acara kali ini sendiri dilaksanakan dengan melakukan tari masal dengan 1.500 penari ini," kata Virzihni Nasution, koordinator Gempita Nusantara, kepada detikTravel di lokasi.
Sebanyak 1.000 penari ondel-ondel mentas di TMII, Sabtu (16/5/2026). (Syanti Mustika/detikcom) |
Virzi menambahkan bahwa para penari berasal dari beragam kalangan, mulai dari pelajar hingga penari senior. Mereka unjuk kebolehan sebagai bagian acara ulang tahun TMII.
"Kebetulan para penari ini banyak kak, terdiri dari berbagai komunitas, dari sanggar, dari sekolah, dan bahkan ada individu yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan ini," kata dia.
Untuk persiapan tari masal ini, peserta tari hanya memiliki waktu dua bulan. Hebatnya, mereka latihan hanya dengan meniru video dan hanya sekali saja untuk latihan menari masal.
"Persiapannya sekitar 2 bulan untuk teman-teman latihan. Dan kebetulan baru kemarin banget kami melaksanakan GR di tempat yang sama. Teman-teman sangat hebat, karena bisa langsung rapi gerakannya," ujar dia.
Dengan adanya tari masal ini, Virzi berharap kebudayaan Betawi terus bertahan di generasi muda dan seterusnya. Ajang ini bisa jadi kegiatan lintas generasi, mengingat peserta tari masal ini usianya mulai dari 3 tahun hingga 60 tahun.
"Goals ke depannya adalah untuk memperkenalkan lagi nih seni budaya, terutama kepada anak-anak muda. Anggota kami ada mulai dari yang paling muda, dari 3 tahun, dan yang paling tua itu ada 68 tahun. Jadi di sini terbuka untuk semuanya, dan besar harapan kami adalah untuk nantinya semoga kebudayaan Betawi, dan kebudayaan Indonesia dapat lebih berkembang," kata dia.
Di kesempatan yang sama, wajah gembira ditunjukkan oleh dua pelajar yang ikut Tari Ondel-ondel masal, yaitu Shafa Fadhillah Hidayattullah dan Alika Aindaru Nurannisa. Dua bersaudari yang berbeda sekolah ini rela latihan malam hari untuk bisa tampil maksimal di hari ini.
"Kita biasanya latihan malam, dari maghrib sampai jam 9 malam di rumah. Dan kita latihan sekitar satu bulan kali ya," kata Shafa.
Usaha keras mereka terbayarkan hari ini. Walau deg-degan, Shafa dan Alika senang bisa tampil dan ingin bisa tampil lagi.
"Lega banget. Enjoy banget," kata mereka dengan semangat.
Setelah mengikuti kegiatan tari masal ini, Shafa dan Alika berharap bisa terus mempelajari budaya Indonesia. Mereka menyadari betapa kayanya budaya Indonesia.
"Semoga teman-teman sebaya, generasi muda bisa terus membudayakan budaya kita karena di Indonesia tuh budayanya banyak banget ya. Kita bisa lestarikan bareng-bareng," Shafa dan Alika kompak menyampaikan harapan.
(sym/fem)













































Komentar Terbanyak
'Dulu Ramai Sekali, Sekarang Sepi Seperti Kota Mati'
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?
Ribuan Vila Terancam Delisting, Pemerintah Tegaskan Bukan Mempersulit Usaha