Keputusan Spirit Airlines untuk menyetop operasional pada 2 Mei 2026 berdampak signifikan terhadap sejumlah bandara kecil di Amerika Serikat (AS). Salah satu yang terimbas langsung adalah Arnold Palmer Regional Airport (LBE) di Latrobe, Pennsylvania.
Bandara Arnold Palmer itu tidak lagi memiliki layanan penerbangan komersial sama sekali saat ini. Bandara yang berjarak sekitar 45 mil dari Pittsburgh itu memang sangat bergantung pada Spirit Airlines.
Maskapai itu menjadi satu-satunya penerbangan komersial yang beroperasi di sana. Setelah Spirit berhenti beroperasi, seluruh jadwal penerbangan komersial di bandara tersebut otomatis kosong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat masih aktif, Spirit Airlines melayani sekitar 15 penerbangan per minggu dari LBE. Rute utama Spirit di sana melayani penerbangan Latrobe ke Fort Lauderdale dan Orlando.
Kini, satu-satunya aktivitas penerbangan yang tersisa hanyalah layanan charter pribadi yang biayanya jauh lebih mahal dibandingkan penerbangan low-cost carrier.
"Tidak perlu ada yang ditutup-tutupi. Meskipun tidak sepenuhnya mengejutkan, ini merupakan pukulan besar bagi bandara kami dan ekonomi lokal," ujar Ted Kopas, anggota dewan Otoritas Bandara Westmoreland County, seperti dikutip WTAE dan dilansir New York Post, Selasa (19/5/2026).
Dampak penutupan itu tidak hanya dirasakan oleh sektor penerbangan, tetapi juga bisnis di sekitar bandara. Beberapa usaha seperti penyewaan mobil hingga restoran di area bandara berpotensi terdampak karena berkurangnya jumlah penumpang. Otoritas bandara bahkan memperkirakan adanya pengurangan tenaga kerja.
Meski begitu, pengelola bandara berharap ada maskapai lain yang bersedia masuk dan mengisi kekosongan rute, terutama karena bandara tersebut sedang menjalani proyek perluasan terminal senilai USD 22 juta dolar yang dijadwalkan selesai pada 1 Juli.
Namun, Pengelola bandara mengakui bahwa proses tersebut tidak akan berlangsung cepat. Maskapai baru paling cepat beroperasi di sana beberapa bulan ke depan atau bahkan satu tahun lagi.
Spirit Airlines bangkrut karena kombinasi utang yang besar, kenaikan biaya operasional, dan tekanan industri penerbangan yang membuat perusahaan tidak mampu bertahan secara finansial. Maskapai itu beroperasi selama 34 tahun dan menjadi andalan traveler untuk mendapatkan penerbangan murah dengan rute jarak pendek hingga menengah di AS.
Tak hanya berdampak buat LBE, penutupan Spirit juga terasa di bandara besar lain di AS, seperti Fort Lauderdale (FLL), Orlando (MCO), Newark (EWR), LaGuardia (LGA), Atlanta (ATL), hingga Chicago O'Hare (ORD), yang sebelumnya menjadi basis operasi utama maskapai tersebut.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
'Dulu Ramai Sekali, Sekarang Sepi Seperti Kota Mati'
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?
Ribuan Vila Terancam Delisting, Pemerintah Tegaskan Bukan Mempersulit Usaha