Traveler tak lagi kesulitan untuk mencicipi kuliner khas Betawi saat akhir pekan. Mercure Jakarta Cikini memperkenalkan program terbaru bertajuk "Betawi Breakfast" tiap Sabtu dan Minggu.
Program itu diperkenalkan pada Sabtu (16/5/2026) di di De' Langit Rooftop & Bar, yang berada satu area dengan kolam renang hotel. Saat itu dihidangkan main menu nasi uduk, nasi ulam, dan gado-gado, juga kudapan mulai dari kerak telor hingga gorengan, snack di antaranya kembang goyang dan akar kelapa, juga beragam minuman kopi dan teh tubruk, serta bir pletok lengkap dengan gula batu.
Kerak telor, salah satu menu Betawi Breakfast di Mercure Jakarta Cikini (Femi Diah/detikcom) |
Beragam hidangan khas Betawi itu semakin terasa jadul dengan penggunaan peralatan makan khas, seperti gelas blirik dan piring ayam jago yang lekat dengan budaya Betawi dan suasana rumah khas Jakarta pada masanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui Betawi Breakfast, kami ingin menghadirkan kembali kehangatan cita rasa khas Betawi dalam pengalaman sarapan rooftop yang autentik dan modern di tengah kota Jakarta," kata General Manager Mercure Jakarta Cikini Yuni Manicha.
Betawi Breakfast di Mercure Jakarta Cikini (Femi Diah/detikcom) |
"Dengan kombinasi kuliner tradisional, suasana rooftop, dan skyline Jakarta, kami berharap program ini dapat menjadi unique weekend breakfast destination bagi masyarakat maupun wisatawan," dia menambahkan.
Traveler bisa mencicipi Betawi Breakfast itu secara reguler setiap Sabtu dan Minggu pukul 08.00 - 10.30 WIB di De' Langit Rooftop & Bar lantai 8 Mercure Jakarta Cikini.
"Harganya affordable. Tamu dan wisatawan yang menginap di sini atau mereka yang hanya ingin sarapan di sini bisa langsung datang atau memesan lebih dulu. Soal menu kami akan terus evaluasi. Ini awal yang menjanjikan ya, pagi ini habis 70 pax. Semoga langkah ini bisa memudahkan tamu dan wisatawan untuk merasakan kuliner dan budaya khas Betawi," kata Yuni.
General Manager Mercure Jakarta Cikini Yuni Manicha. (Femi Diah/detikcom) |
Dengan harga mulai dari Rp17.000 net termasuk pajak, para tamu sudah dapat menikmati berbagai pilihan kuliner khas Betawi sambil menikmati suasana rooftop dan pemandangan kota Jakarta.
(fem/fem)














































General Manager Mercure Jakarta Cikini Yuni Manicha
Komentar Terbanyak
'Dulu Ramai Sekali, Sekarang Sepi Seperti Kota Mati'
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?
Ribuan Vila Terancam Delisting, Pemerintah Tegaskan Bukan Mempersulit Usaha